Happy Reading.
*
Pesta pernikahan Momo dan Namjoon digelar begitu meriah dan megah. Banyak pasangan yang hadir, dari kalangan bisnis BigHit dan JYP. Banyak idol yang datang dan banyak pula wartawan yang meliput acara pernikahan Member ke-2 Bangtan.
"Sekarang kan sudah sah! Genjot saja biar cepat hamil" sidir Jimin pada Namjoon.
"Sudahlah Oppa! Mereka sudah menikah dan jagan begitu terus" kata Aliya jengah.
"Cih!" Jimin membuang mukanya kesal.
"Mian Oppa, Eonni" ujar Aliya menyesal karena ucapan kasar Jimin. Namjoon dan Momo mengangguk mengerti.
"Yang lain mana?" Tanya Momo.
"Entahlah! Tzuyu dan Jungkook mengambil makanan. Jin Oppa dan Jihyo Eonnu sedang bersama Bang PD dan yang lain aku tidak tahu" kata Aliya.
"Kita cari yang lain! Aku bosan disini" ajak Jimjn sambil merangkul Aliya.
"Kajja Hyung!" Namjoon mengangguk dan merangkul Momo.
*
"Ck kalian disini rupanya?" Kata Jimin saat melihat anak Bangtan bersama Idol lain.
"Nde kami bosan ditengah-tengah acara!" Kata Taehyung.
"Jenni Eonni mana?" Tanya Aliya.
"Entahlah! Tadi pergi dengan Suho Oppa sepertinya" kata Lisa.
"Kemana?" Lisa mengangkat bahunya tidak tahu.
"Bangtan banyak yang menikah" kata Chanyeol takjub.
"Hem! Kami sudah merasa cocok Hyung dan lagipula menunda-nunda itu tidak baik!" Kata Jimin.
"Ah aku juga mau menikah" kata Chen.
"Dengan siapa Hyung?" Tanya Jimin.
"Entahlah! Aku sedang mencari-carinya" kat Chen.
"Menurutmu siapa yang akan menyusul duluan?" Tanya Kai.
"Kau dan Kristal Noona" jawab Jimin.
"Ck kontakku masih 7 tahun. Dan aku tidak akan mungkin mengaikat Kristal sampai kontakku selesai" kata Kai.
"Wae? Sungmin Sunbae juga menikah saat kontraknya masih 6 tahun. Kenapa Hyung tidak mencoba saja seperti Sungmin Sunbae saja?" Tanya Taehyung.
"Itu beda kasus Tae! Kau tahukan bagaimana SM? Kai hanya akan dapat masalah jika mengatakan itu pada Kim Sajang. Dan nama EXO masih sangat berkibar tinggi sekarang dan meminta ijin dari Kim Sajang untuk menikah sama saja cari kematian. SM Dan BigHit berbeda Tae" kata Baekhyun.
"Sabar Hyung! Mungkin itu bagianmu" kata Hoseok.
"Nde Hoseok-ah" kata Baekhyun.
"Ah mana Jungkook?" Tanya Sehun.
"Mengambil makanan dengan Tzuyu" jawab Aliya.
"Mereka berkencan?" Tanya Bambam.
"Ania! Mereka tidak berkencan tapi dekat" jawab Aliya.
"Kukira mereka berkencan!" Kata Sehun.
"Memangnya kenapa Oppa?" Tanya Lisa.
"Aneh saja. Dua makhluk evil berkencan, bagaimana nasib anak mereka jika menikah nanti" kata Sehun.
"Ck kau juga Evil Hunie jadi jangan menghina Jungkook" kata Chen.
"Aish Hyung tidak asik" kesal Sehun.
"Dasar!"
"Hyung!" Jungkook dan Tzuyu datang dengan berbagai makanan ditanganya.
"Aigoo, kalian mau menghabiskan ini?" Keduanya mengangguk.
"Dasar rakus!" Yang lain menertawakan cara makan Jungkook dan Tzuyu yang bisa dikatakan berantakan. Sementara Aliya mencoba bersikap biasa saja, makanan yang dibawa Jungkook dan Tzuyu membuatnya sedikit merasa mual dan aneh.
"Kau oke?" Tanya Lisa saat menyadari perubahan wajah Aliya.
"Hem Eonni aku..heuk" Aliya berlari menjauh saat sudah tidak bisa menahan rasa mualnya lagi.
"Sayang!" Jimin berlari menyusul Aliya dan yang lain juga menyusul Aliya.
*
"Kenapa hem?" Jimin terus memijit tengkuk Aliya. Aliya masih muntah dan yang kelauar hanya air liur saja.
"Aku huek" Aliya masih mual dan Jimin terus mengusap punggung dan tengkuk Aliya.
"Kau makan apa sayang?" Tanya Jimin. Aliya membasuk mulutnya dengan air dan menegakkan tubuhnya. Wajahnya pucat pasi dan keringat juga terus mengalir daru dahinya.
"Kenapa hem?" Aliya menggeleng dan menyandarkan kepalanya dibahu Jimin.
"Perutku mual Oppa! Terasa seperti diaduk-aduk" keluh Aliya.
"Kau makan apa saja Sayang?" Tanya Jimin dengan merengkuh pinggang Aliya dan mengusap kening Aliya.
"Aku tidak makan apapun! Hanya sallad dari Jin Oppa tadi" jawab Aliya.
"Kita ke Dokter ya?" Aliya menggeleng.
"Aku baik-baik saja. Mungkin hanya masuk angin" kata Aliya.
"Yakin?" Aliya mengangguk.
"Kita kembali ke pesta saja" ujar Aliya sambil membenahi penampilanya.
"Masih kuat? Jika tidak kita pulang saja!" Aliya menggeleng.
"Itu tidak sopan Oppa! Pestanya masih lama. Jadi kita kembali saja" ajak Aliya.
*
Jika Aliya fikir dirinya akan semakin membaik setelah kembali dari toilet maka pikiranya itu salah besar. Mencium aroma dari para tamu membuatnya semakin mual dan pusing. Wajahnya semakin pucat, keringat dingin mulai membanjiri keningnya. Ia benar-benar sudah tidak kuat menahan pisingnya. Kepalanya terasa berat dan berputar-putar dan saat Tzuyu mengahampirinya ia langsung jatuh pingsan.
"Aliyaaaa" teriakan Tzuyu membuat yang lain kaget.
"Sayang! Aliyya" Jimin berlari menghampiri Aliya yang tergeletak pingsan.
"Sayang ireona" Jimin menepuk pelan pipi Aliya yang ada dipangkuanya.
"Kita bawa kerumah sakit Hyung!" Jimin mengangguk dan menggendong Aliya keluar dari pesta.
*
Pesta dibubarkan saat Aliya tiba-tiba pingsan. Semuanya menemani Aliya kerumah sakit. Jimin berdiri gelisah didepan pintu pemeriksaan Aliya, perasaan takut masih menyelimutinya. Walaupun Jin bilang jika Aliya baik-baik saja Jimin tidak bisa yakin sebelum melihat langsung kodisinya.
"Tuan Park Jimin!" Jin menepuk pundak Jin pelan dan mengangguk.
"Masuklah!" Jimin menganguk dan masuk keruang pemeriksaan Aliya.
"Oppa" Jimin berlari menghampiri Aliya saat mendengar panggilan lirih dari istrinya.
"Aku dimana?" Tanya Aliya bingung.
"Rumah sakit Sayang! Kau pingsan tadi" jawab Jimin.
"Pingsan?" Jimin mengangguk.
"Tuan, Nyonya duduklah!" Jimin membantu Aliya turun dari ranjanganya dan menuntun Aliya agar duduk dikursi depan Dokter.
"Bagaimana keadaan istri saya Uisa?" Tanya Jimin cemas.
"Istri anda baik-baik saja Tuan. Kami sudah memeriksanya. Nyonya Park hanya kelelahan dan kurang istirahat saja" jawab Dokter itu.
"Kelelahan?"
"Ya Anda terlalu banyak beraktifitas Nyonya. Tubuh anda jadi lemah dan kurang bertenaga. Apalagi dengan janin yang tumbuh dirahim anda" jelas Dokter.
"Janin? Istri saya hamil?" Tanya Jimin kaget.
"Nde Tuan! Kandungan Nyonya Park sudah berusia 5 minggu" jawab Dokter muda itu.
"5 minggu. Jadi saya hamil?" Dokter itu mengangguk.
"Ya Nyonya dan karena anda sudah tahu jika anda hamil, anda harus mengurangi aktifitas anda. Jangan mengangkat beban berat, banyak istirahat dan makan dengan pola teratur" jelas Dokter itu.
"Dan mungkin anda akan mengalami mual di Trimester pertama anda. Tapi anda tidak perlu khawatir saya akan memberikan vitamin untuk mengurangi mual anda. Tidak hilang memang tapi cukup untuk menguranginya"
*
"Hamil?" Jimin dan Aliya mengangguk.
"Hua aku jadi Imo!" Tzuyu yang pertama kali berteriak. Dan yang juga ikut berteriak heboh.
"Aku jadi Samchon!" Kata Jin.
"Wah Chukae" kata Lisa.
"Nde Gumawo Eonni" Lisa mengangguk dan mengarahkan tanganya untuk menyentuh perut Aliya.
"Boleh ku pegang?" Aliya mengangguk dan Lisa langsung menempelkan tanganya pada perut Aliya.
"Tumbuhlah dengan baik Aegi" Aliya tersenyum saat merasakan tangan Lisa yang terus mengusap perutnya.
"Jika kai mau, minta Taehyung menikahimu saja" kata Jimin jail.
"Oppa apa sih?" Ketus Lisa dengan wajah memerah.
"Manoban sudah pantas menjadi Kim dan lebih cepat lebih baik" goda Aliya pada Lisa.
"Aigoo aku ini Magnae jadi belakangan saja. Eonniduel dulu baru aku" kata Lisa.
"Itu tidak perlu. Jika kau siap kau bisa menikah dulu" kata Jenni menyela dan menyingkirkan tangan Lisa dari perut Aliya dan gantian tanganya yang mengelus perut Aliya.
"Jangan nakal Nde!" Kata Jenni sambil terus mengelus perut Aliya.
"Tidak imo" Jawab Suho menirukan suara anak kecil dan memeluk Jenni dari belakang.
"Jadian eoh?" Goda Lisa.
"Nde adik ipar" jawab Suho.
"Aigoo ini benar-benar hari baik. Namjoon dan Momo menikah, Aliya hamil dan Suho Hyung berkencan dengan Jenni. Chukae" ujar Jin.
"Gumawo Oppa" jawab Jenni.
"Tapi akan ada pasangan baru juga" kata Suho.
"Nugu?" Tanya Aliya kepo.
"Itu" tunjuk Chanyeol pada Bambam dan Mina.
"Aku tidak kaget. Bambam selalu curhat tentang Mina padaku" jawab Lisa.
"Ah semua sudah dewasa ternyata" kata Jin sambil memeluk Jihyo.
"Dan semakin tua" tambah Hoseok.
"Aigoo aku tidak sabar menanti kelahiran Baby Park" kata Tzuyu antusias.
"Tungga saja Jeon" kata Jungkook pada Tzuyu.
"Cie Jeon, jadi Jeon ni bukan Chuo lagi" mereka semua menggoda Tzuyu dan Jungkook tapi Jungkook hanya bersikap biasa saja dan Tzuyu hanya bisa menunduk malu.
"Jeon Tzuyu tunggu saja" kata Jungkook.
"Bang Appa Jungkook Oppa mau menikah dengan Tzuyu Eonni dan dia mau minta ijin dari Appa. Boleh ya?" teriak Aliya.
"Yakh Aliyaaaaaa...."
T.b.c