Happy Reading.
*
"Jadi bagaimana?" Tanya Jungkook.
"Bagaimana apanya? Kau tahukan jika Bang PD akan sangat sulit berkata iya, apalagi dengan waktu pernikahan Namjoon yang semakin dekat" Namjoon yang namanya disebut oleh Jin langsung menunduk. Setelah kejadian beberapa waktu yang lalu, Jin berkata jujur pada Bang PD, tentu saja pria itu murka. Bahkan Bang PD sampai memukul Namjoon dan tidak lama Bang PD langsung menemui orang tua Namjoon dan mengatakan tentang kelakuan Namjoon yang sebenarnya. Dan dengan itu pernikahan Momo dan Namjoon dipercepat.
Sama dengan Jin, Jihyo pun langsung bilang pada Park Jin Young, dan tanpa persetujuan Park Jin Young, Jihyo menghubungi orang tua Momo dan mengatakan jika Momo akan menikah. Orang tua Momo tentu saja kaget, tapi mereka tetap menyetujuinya.
Namjoon juga sempat masuk rumah sakit karena ulah Jungkook, Taehyung, Mina dan Nayeon. Ke-4 orang itu menyerang Namjoon tanpa henti dan membuat Namjoon pingsan, dan bukanya menolong Namjoon, mereka malah berlalu begitu saja sampai Aliya berteriak memanggil Jimin dan menyuruh Jimin membawa Namjoon kerumah sakit.
"Ck kenapa pak tua itu susah sekali bujukanya! Aku mau liburan!" Ketus Taehyung. Mereka ingin liburan tapi jadwal mereka sangat padat dan akan sangat sulit mendapatkan ijin dari Bang PD ditengah kepadatan jadwal mereka.
"Suruh Aliya minta ijin" semua sontak menatap Suga.
"Hyung~~"
"Bang PD memang tidak akan menuruti kita, tapi akan berbeda kasus jika Aliya yang meminta. Kalian pasti ingat dengan kejadian dimana Aliya yang meminta Bang PD agar menyetujui hubungan Jin Hyung dan Jihyo, kita terus memintanya, tapi Bang PD hanya berlalu dengan wajah dingin. Sementara Aliya, belum genap lima menit, Aliya sudah dapat ijin" jelas Suga sambil menelusupkan kepalanya dimeja ruang rapat. Ia mau tidur lagi.
"Aku akan bilang pada Kembaranku" Jungkook yang pertama kali lari dan disusul Taehyung.
"Yahk jangan libatkan istriku" teriak Jimin menyusul kedunya.
*
"Ck aku tidak mau!" Ketus Aliya.
"Ayolah Saeng! Kau juga bisa ikut!" Bujuk Taehyung.
"Aku tidak peduli! Kalian minta ijin saja sendiri" ketus Aliya. Sebenarnya Aliya sedang marah pada semua Member Bangtan. Tanpa sepengetahuan Aliya semua Member Bangtan melakukan pemotretan dengan wanita Sexy yang Aliya tidak tahu namanya.
Apalagi mengingat pakaian yang digunakan model itu, Aliya rasanya ingin mencokel mata mereka agar tidak berkeliaran melirik wanita Sexy. Bukan hanya Aliya yang marah, Momo, Jihyo, Lisa, Tzuyu juga marah pada mereka. Bahkan saat Jin datang ke Dorm Twice untuk menjelaskan pada Jihyo, Jin hanya terkena lemparan ponsel dari Jihyo.
"Please Saeng! Kau yang minta ijin ya!" Aliya menatap sinis Taehyung dan Jungkook, matanya melirik samping dimana ada Jimim yang duduk patuh disampingnya.
"Kau juga mau ikutan?" Jimin langsung menggeleng cepat. Ia tidak mau tidur diluar karena membantah ucapan Aliya.
"Ayolah Magnae, hanya untuk kali ini" bujuk Jungkook dengan menunjukkan wajah malaikatnya.
"Aku tidak peduli Jeon, kalian yang mau liburan ijin saja sendiri. Toh kalian juga tidak akan mengajakku dan akan bersenang-senang dengan wanita berbikini disana jadi ijin saja sendiri" ketus Aliya sambil berlalu. Jungkook, Taehyung dan Jimin menghela nafas pasrah.
"Hanya satu orang yang bisa membujuk Magnae" kata Jungkook misterius.
"Nugu?" Tanya Taehyung.
"Calon istrimu Hyung! Lisa" Taehyung langsung memekik kaget.
"Lisa?" Tanya Jimin.
"Hem! Dan sekarang saatnya Tae Hyung bekerja lagi" kata Jungkook sambil tersenyum Evil.
*
"Yakh Keluaarrr" Taehyung berlari terbirit-birit saat mendengar teriakan melengking Lisa.
"Jangan masuk dalam kamarku Alien Keparat" maki Lisa berang. Sementara Taehyung mengelus dadanya mendengar pekikan Lisa lagi.
"Gagal?" Tanya Jisoo.
"Hem! Dia masih marah padaku!" Tiga Member Blackpink menghela nafas pasrah melihat Taehyung. Mereka tahu jika Lisa marah karena foto Taehyung beberapa waktu yang lalu. Bahkan saat itu Rose harus menerima amukan Lisa karena masalah ini.
"Akan sangat sulit Oppa! Lisa sangat marah, dan kami juga kena amukanya" keluh Rose.
"Ayolah bantu aku membujuknya! Aku dalam keadaan terdesak saat ini" mohon Taehyung.
"Kau tahu kan bagaimana Lisa jika marah?" Kata Jenni datar.
"Please Jen!" Kata Taehyung.
"Sebenarnya kau mau apa? Minta maaf atau mengajak berkencan?" Tanya Jisoo jengah.
"Aku ada perlu dengan Lisa. Dan hanya Lisa yang kubutuhkan sekarang" kata Taehyung.
"Butuhkan? Kalian mau pergi?" Tanya Jenni.
"Nde Member Bangtan yang lain ingin pergi berlibur dan kami kesulitan minta ijin pada Bang PD, dan hanya Aliya yang bisa membujuk Bang PD, tapi Aliya juga sedang marah pada kami, dan yang bisa membujuk Aliya hanya Lisa dan Lisa juga marah padaku. Jadi tolong aku" lirih Taehyung.
"Ck! Kau mau memanfaatkan kami eoh?" Deisi Jenni tajam.
"Bukan begitu Jen? Jika Lisa ikut dia juga boleh ikut" kata Taehyung.
"Lisa saja yang Oppa diajak, kami tidak?" Taehyung salah tingkah mendengar pertanyaan Rose.
"Lisa ikut, kami ikut" kata Jisoo final.
"Noona!"
"Jisoo Eonni benar! Lisa ikut kamu ikut" Taehyung menghela nafas frustasi.
"Itu terserahmu! Mau liburanmu jadi atau batal" kata Jisoo.
*
"Yakh kau gila?" Teriak Jin pada Taehyung.
"Aku tidak punya pilihan lain Hyung!" Kata Taehyung pasrah.
"Bodoh! Jika Blackpink ikut mustahil Twice dan Red Velvet tidak akan minta ikut. Dan jika kita tidak mengijinkanya maka kita akan mati" kata Namjoon. Yang dikatakan Namjoon memang benar, di Twice ada Jihyo yang masih agak tidak suka pada Jihyo, Tzuyu tidak nyaman pada Lisa dan Rose walaupun sekarang mereka sudah berteman tapi tetap saja. Wendy pada Jenni walaupun Jenni sedang dekat dengan Suho, tapi tetap saja jika Jenni ikut dan Wendy tidak hanya akan menambah masalah bagi Suga.
"Ayolah Hyung! Kali ini saja" Jimin menghela nafas lelah.
"Jika Blackpink dan Red Velvet ikut juga akan menjadi masalah buatku bodoh. Lisa dan yang lain tidak papa, Rose? Seulgi? Kau mau aku tidur dipekarangan?" Tanya Jimin kesal.
"Aish kalian mau pergi tidak? Jika mau kita juga harus mengajak mereka semua. Entah itu Red Velvet, Twice, Blackpink. Yeojachingu kita ada digrup itu. Tidak peduli jika mereka saling tidak suka yang kita fikirkan bagaimana membuat Bang PD memberikan kita ijin" teriak Taehyung kesal.
"Bodoh!" Umpat Suga sambil berlalu.
"Jika sampai Jihyo marah padaku, kau tidur diluar dan jangan harap bisa makan" ancam Jin ikut berlalu.
"Tzuyu marah padaku, Hyung yang akan mendapat tendanganya" desis Jungkook.
"Aliya menyuruhku tidur diluar lagi, ku kirim kau ke Neraka!" Sinis Jimin.
"Yakh aku juga sama, Lisa akan menggantungku jika tahu Joo Hyun Noona ikut. Kita sama saja, jadi jangan hanya mengancamku saja" teriak Taehyung frustasi.
*
Benar yang dikatakan mereka, dari tadi Jin, Suga, J-hope, Jungkook, Namjoon, Taehyung dan Jimin sama-sama dilirik sinis yeoja mereka. "Kajja kita berangkat, pesawatnya akan lepas landas!" Kata Nayeon. Sementara Member Bangtan hanya bisa menghela nafas pasrah, mereka yakin jika akan ada bencana disana nanti.
*
Mereka sampai di Vila saat senja dan mereka langsung chek in di kamar masing-masing. "Dua kamar untuk Red Velvet, Tiga kamar untuk Twice, dua kamar untuk Blackpink, dua kamar untuk Bangtan, dan satu kamar bebas untuk Jimin dan Aliya" kata Jin mengkoordinir.
"Aku tidak peduli" kata Lisa melirik sinis Taehyung sambil berlalu.
"Kau kira aku peduli? Tidak" kata Jihyo pada Jin dan langsung menuju kamarnya.
"Jangan menghubungiku" desis Tzuyu tajam pada Jungkook.
"Jangan harap kau kau bisa memanggil namaku" gumam Wendy pada Suga.
"Dan kau tidur diluar" desis Aliya sinis pada Jimin.
*
Makan malam kali ini lebih terasa hangat karena Nayeon, Yeri, Jungyeon, dan Sana yang mencairkan suasana. Jenni juga kadang ikut nimbrung. Jenni tidak merasa bersalah sama sekali toh dia juga hanya sekedar teman kerja dengan Suga. Suga juga hanya menganggapnya adik. Lagi pula Suga juga tahu jika Jenni dekat dengan Suho, jadi mau Wendy melirik dirinya sampai mata Wendy keluar Jenni tidak peduli, Yang penting Jenni tidak mengganggu hubungan mereka selesai.
Jihyo menahan kekesalanya saat Jisoo terus melirik Jin, kekesalanya semakin bertambah saat tahu jika kamar Jin bersebelahan dengan kamar Jisoo. "Kau akan mati Kim Seokjin" bulu kuduk Jin meremang meremang mendengar gumaman Jihyo. Tentu saja Jin takut, Jihyo akan sangat bruntal jika sedang marah dan Jin tidak bisa membayangkan nasibnya setelah ini.
Lain halnya dengan Tzuyu dan Lisa, keduanya jutsru menunjukkan wajah datar dan dingin. Dan itu membuat kedua Magnae Bangtan ketakutan setengah mati. Tzuyu dan Jungkook memang belum resmi menjalin hubungan tapi mereka sangat dekat, bahkan sekarang Jungkook sudah tidak dekat lagi dengan Nayeon, mereka memang masih saling menyapa dan berbicara akrap tapi tidak sedekat dulu. Nayeon sadar jika Tzuyu dan Jungkook saling menyukai dan Nayeon tidak mau menjadi halangan kedunya. Nayeon cukup sadar dan tahu diri, baginya kebahagiaan adik-adiknya adalah hal yang utama, toh dia juga tidak menyukai Jungkook, Nayeon hanya menganggap Jungkook adik dan begitu pun sebaliknya.
Tzuyu bukan kesal pada Lisa dan Rose hanya saja jika mengingat saat Yang Hyunsuk menawarkan Lisa dan Rose untuk berkencan dengan Jungkook waktu itu membuat Tzuyu naik pitam.
Lisa dan Aliya memiliki alasan yang sama sebenarnya, tapi lebih parah Lisa. Dulu saat baru menjalin hubungan 4 bulan dengan Taehyung, Lisa hampir minta putus karena CEO dari SM menawarkan kerja sama antara BigHit dan SM melalui Taehyung dan Irine yang sangat terkenal waktu itu, mereka diminta menjadi pasangan berkencan palsu didepan umum sama seperti Jimin dan Seulgi dulu.
Apalagi pihak SM terus mendesak Bighit tapi untung Bang PD tidak mau melakaukan itu. Sepertinya Bang PD kapok dengan kejadian Aliya dan Jimin dulu.
Dan untuk Aliya sebenarnya dia tidak marah dengan Rose, Rose itu baik dan Aliya mengakuinya. Tapi ancaman Yang Hyunsuk untuk menjauhi Jimin membuatnya Aliya jadi panas. Yang Hyunsuk datang dengan sombong dan mengolok-oloknya, mengatakan jika dirinya tidak pantas dengan Jimin dan yang lebih pantas dengan Jimin adalah Rose. Dan Yang Hyunsuk katanya juga akan membuat Jimin dan Rose mengikuti acara We Got Married waktu itu.
Apalagi dukungan dari fans shipper mereka, Aliya jadi semakin panas dan ikut memusuhi Rose juga. Yang Hyunsuk itu serakah, dan alasan kenapa artis YG banyak yang keluar karena tekanan Yang Hyunsuk sendiri. Aliya masih ingat bagaimana Lisa yang menangis bersimpuh dikaki Yang Hyunsuk karena ketahuan berkencan dengan Taehyung. Dan Aliya semakin sadar jika di dunia ini jarang orang yang memikirkan kebahagiaan orang lain. Semua Agensi sama entah itu SM atau YG keduanya sama saja, hanya ingin memperkaya dirinya sendiri dan mengorbankan anak asuhnya.
"Hei!" Aliya tersentak saat Mina menepuk pundaknya.
"Oh Eonni" Mina semakin dekat dengan Aliya, Tzuyu mengajari Mina untuk dekat dengan Aliya dan Mina berhasil.
"Kau oke?" Aliya mengangguk singkat.
"Jangan difikirkan! Toh Yang Sajang tidak bisa memaksa kalian lagi, kalian sudah menikah dan Semua Member Bangtan juga sudah berjanji untuk menjagamu, jadi jangan khawatir" Aliya mengangguk singkat. Mina ada benarnya juga, tidak ada gunanya juga kemarahanya ini. Toh semua sudah berlalu dan Aliya sudah bahagia dengan Jimin sekarang.
"Makanlah! Kasihan makanan yang ada didepanmu itu" Aliya mengangguk.
*
"Yakh jangan disini" mereka tidak jadi tidur dikamar, mereka membuat perkemahan disekitar Vila dan mereka sedang membuat perapian.
Jimin bingung saat Aliya terus menempel padanya, ia kira Aliya akan marah tapi ini malah sebaliknya. Bahkan Aliya terlihat sangat nyaman menyederkan kepalanya didada bidang Jimin sambil memainkan ponselnya. Aliya ada didepan Jimin dan Jimin hanya diam sambil memeluk pinggang Aliya.
"Kau tidak marah?" Tanya Jimin pelan.
"Untuk apa? Toh kita sudah menikah" jawab Aliya singkat.
"Lagi pula jika kau meninggalkanku kau akan dibunuh oleh semua Member Bangtan, ah Jihyun juga" Jimin menghela nafas pasrah.
"Itu lagi" Jimin semakin mengeratkan pelukanya dan tidak sadar ada sepasang mata yang melirik mereka dengan tatapan sendu.
"Ya Nalalisa jangan ikut memasak, perkemahan kita bisa hangus terbakar" teriak Aliya yang melihat Lisa ikut memangang daging dan jagung.
"Diamlah!" Ketus Lisa.
"Tidak mau membantu?" Tanya Jimin.
"Malas!" Jawab Aliya singkat.
"Tumben! Biasanya kau akan semangat jika ada acara memasak" kata Jimin.
"Diamlah" ketus Aliya. Jimin kembali diam dan memperhatikan Aliya yang sedang bermain Game
"Oppa!"
"Hem!"
"Aku ingin kembali ke kamar!" Kata Aliya.
"Tidak mau tidur disini?" Tanya Jimin.
"Tidak! Dingin dan banyak orang!" Kata Aliya. Jimin mengangguk dan melepaskan pelukanya.
"Kajja" Aliya menggeleng.
"Wae? Kau mau kekamar kan?" Aliya tetap menggeleng dan mengulurkan tanganya.
"Gendong?" Aliya mengangguk. Jimin tersenyum dan meletakkan tanganta dipunggung Aliya dan bawah lutut Aliya. Mengangat ringan tubuh Aliya dan membawanya menjauh.
"Hei kalian mau kemana?" Teriak Jungkook.
"Kamar! Disini dingin" jawab Jimin tanpa berbalik.
"Ya kalian masuklah kekamar. Cicil keponakan untuk kami" kata Momo.
"Ck! Dasar mesum" umpat Jimin.
"Pengantin baru" kata Jenni.
"Gairah masih menggebu-gebu" tambah Nayeon.
"Biarkan saja! Toh mereka sudah sah" kata Suga.
"Pasti mereka akan bertempur" kata Taehyung.
*
"Ah!" Yang dikatakan Taehyung memang benar terjadi. Bukanya langsung tidur setelah sampai dikamar, Aliya justru menggoda Jimin dulu dan berakhir pertempuran mereka diatas ranjang.
"Oopah!" Jimin mempercepat gerakanya. Juniornya semakin membesar dirahim Aliya. Apalagi sensasi yang ditimbulkan dari penyatuan ini membuat Jimin semakin menggila dan segera ingin menyelesaikanya.
"Ah! Ah!" Aliya semakin tidak karuan. Bagaimana bisa sentuhan Jimin senikmat ini dan kenapa juga tubuhnya selalu ingin menyatu dengan Jimin. Selalu kecanduan dan ingin terus menyatu. Aliya mungkin sudah gila karena kecanduan Jimin dan selalu merindukan sentuhanya.
"f**k! f**k! Kauh nikmahat Babyhh" Jimin mengumpat saat merasakan pijatan lembut pada Juniornya. Aliya selalu membuatnya menggila dan ingin merasakannya terus.
"Oopahhh! Ah!"
"s**t!"
"Ah!"
"f**k! Aku samppaihh arhggg" tubuh Jimin ambruk ditubuh kecil Aliya.
"Oppa bangun" kata Aliya.
"Oh Nde Chagi!" Jimin bangun dari tubuh Aliya. Menarik Aliya dalam pelukanya dan menarik selimut untuk menutupi tubuh mereka.
"Kajja kita tidur"
"Jalja Oppa"
*
"Yakh jangan pakai bikini" teriak Jihyo kesal.
"Wae Eonni mau juga" tantang Dahyun.
"Ck banyak laki-laki disini" kesal Tzuyu.
"Kau pakai bikini saja biar Jungkook Oppa tergoda" goda Chaeyoung.
"Park Chaeyoungg" tawa tercipta dari bibir mereka. Semuanya berenang dan saling bercengkrama, Aliya hanya diam sambil memeluk Jimin dalam air. Tangan mereka tidak pernah berhenti memegang satu sama lain. Menyalurkan kehangatan didalam air.
"Jangan pakai bikini" lirih Jimin sambil mencium leher Aliya.
"Anio! Oppa tenang saja" Aliya mencium mesra bibir Jimin, memanggutnya lembut. Sementara Jimin juga membalas ciuman Aliya. Didalam air mereka berciuman mesra tanpa memperdulikan tatapan iri dari yang lain. Bahkan saat Taehyung mengabadikanya dalam sebuah gambar mereka tetap tidak sadar.
"Aku mencintaimu!"
*
Hot News.
V BTS unggah foto Aliya dan Jimin sedang berciuman mesra dilaut. Foto ini menjadi perbincangan hangat Netizen. Sepertinya pasangan muda ini sedang menikmati waktu bulan madu mereka.
*
"Kim Taehyyyungggg, foto apa ini? Kau gila hah? Dan kenapa kau menguploadnya? Kau tidak warasssssss"
E.n.d