Adrian tahu bahwa apa yang dialaminya tadi malam hanyalah sebuah mimpi buruk tentang ketakutan yang diam-diam masih bercokol dalam hatinya. Ketakutan lain yang pelan-pelan menggerogotinya seperti sebuah luka yang tidak akan bisa sembuh sebelum ia membicarakannya. Akan tetapi, walaupun tahu bahwa itu hanya mimpi, Adrian tidak mampu menenangkan dirinya, dan membuatnya tidak bisa lagi memejamkan mata hingga pagi menjelang. Ia tidak bisa menghubungi Emily karena tidak ingin mengganggu istirahat gadis itu walaupun dirinya sangat butuh bicara dengan kekasihnya itu. Dan keadaan bahkan jauh lebih buruk lagi ketika pagi menjelang dan ia harus menjalani terapi. Emosinya masih begitu kacau dan ia masih sangat ketakutan, sehingga tidak ada yang bisa ia lakukan untuk melepaskannya selain dengan mara

