Hari-hari yang berlalu terasa hampir seperti mimpi bagi Emily. Rasanya waktu berlari dengan sangat cepat tanpa ia sadari. Seingat Emily, baru kemarin mereka semua datang ke rumah sakit dan mengetahui hasil tes Adrian, tetapi nyatanya itu sudah lama sekali berlalu. Setelah menjalani terapi sebanyak dua kali di rumah sakit, Adrian merasa kesal dengan fasilitas terbatas yang dimiliki tempat itu, juga jadwal terapinya yang bersamaan dengan banyak orang lainnya. Pria itu kemudian menyewa jasa terapinya sendiri di rumah dan berlatih dua kali lebih sering daripada ketika berada di rumah sakit. Yeah, uang dan kekayaan yang kau miliki bisa membuatmu mendapatkan apapun yang kau inginkan. Walaupun jelas jasa terapis pribadi dan fasilitas yang harus Adrian sediakan di rumahnya tidaklah murah. Namun

