Emily baru sampai di rumah ketika hari sudah hampir gelap, dan mendapati rumahnya cukup sepi. Menurut Nancy, adik-adiknya menginap di rumah Oma, sementara kedua orang tuanya keluar untuk makan malam. Ia menahan diri sekuat mungkin untuk tidak mencibir. Mom terlalu lemas untuk sekedar berjalan ke ruang duduk dari kamarnya, tetapi cukup kuat untuk pergi makan malam di luar. Dan Dad jelas akan menuruti apapun yang istri tercintanya itu katakan. Apa memiliki suami yang tergila-gila padanya yang membuat Mom menjadi semanja itu? Atau ini semua memang benar-benar pengaruh hormon kehamilannya? Nancy menawarkannya makan malam yang langsung disambut Emily dengan gelengan. Bibinya juga menawarinya untuk makan di sana, tetapi Emily menolaknya. Mungkin saja mereka berdua mau menyelesaikan apa yang t

