Selama bertahun-tahun sejak persahabatannya dengan Adrian dimulai, Adrienne selalu memiliki semacam perasaan bersalah yang diam-diam terus ada di dalam hatinya sampai saat ini, bahkan setelah lebih dari tiga belas tahun ia mengenal Adrian dan berhubungan dengan pria itu. Oke, hubungan yang ia maksudkan tentu bukan sebuah hubungan terlarang atau perselingkuhan yang membuatnya mengkhianati suami tercintanya. Bukan itu. Adrienne sama sekali tidak pernah memiliki pikiran sedikitpun untuk m*****i cinta dan kasih sayangnya pada Max. Adrienne tahu jika adalah wanita paling beruntung di dunia karena dicintai oleh seseorang seperti Max. Banyak wanita yang merasa iri dengannya. Banyak juga yang berharap bisa berada di posisinya karena memiliki suami setampan, sekaya, dan sebucin Max. Dan Adrienne

