Adrian mengerang parau saat lidahnya membelai kulit leher Emily yang halus. Ini adalah mimpi terburuknya, tetapi Adrian rela menanggung kesakitan ini hanya agar ia bisa mencicipi kulit Emily yang selalu didambakannya sejak ia mencium Emily pertama kalinya. Hampir setiap malam, Adrian selalu tersiksa dengan keinginannya untuk b******a dengan Emily, dan sekarang ia hanya sedang mencicipi apa yang ia dambakan. Atau mungkin ia bukan mencicipi, Adrian hanya sedang mencoba untuk membunuh dirinya sendiri secara perlahan-lahan. Jika ia pikir ciuman ini akan membuat rasa mendamba dalam dirinya berkurang, Adrian jelas tidak mengenal dirinya sendiri dengan sangat baik. Bukannya berkurang, keinginannya untuk menyentuh Emily justru terasa semakin menggila. Kejantanannya yang menyedihkan, yang selal

