Jino pagi ini tidak muntah seperti kemarin-kemarin, itu membuat Ana lega, karena Ana pikir Jino sudah berhenti ngidam. Tapi semua kelegaan itu berakhir, saat Ana melihat Jino manyun di depan lemari, selepas ia mandi. Jino masih belum pakai baju, padahal Ana sudah menyiapkan baju untuk Jino. "Kenapa Jin?" tanya Ana. "Kenapa aku gak punya jas warna hijau sama kuning? Semua item, kalau gak putih, biru sama merah marun, kenapa gak ada warna hijau atau kuning?" "Ya karena kamu gak pernah beli jas warna itu Jin." "Ah jadi gak mood kerja." Ana menghela nafas kasar, ia segera meraih ponselnya dan menghubungi Jazmi. "Halo Jaz," "Bisa tolong cariin jas warna hijau atau kuning gak? Ukuran Jino." "Dia gak mau kerja kalau gak pakek jas warna itu." "Nanti uangnya gue ganti, makasih ya." Setel

