▪️Opening▪️
Lika-liku kisah seseorang seperti roda yang terus berputar. Selama bumi masih berputar di porosnya, takkan pernah ada akhir dari sebuah kisah. Seperti kisah dua insan yang sempat jatuh dan bangun dalam merangkainya. Zevia Claretta dan Adelardo Gezra.
▪️▪️▪️
Aku mencintainya. Sebab itu, aku ingin menjadi yang sempurna meski dia mencintaiku apa adanya.
- Zevia Claretta -
▪️▪️▪️
Rasa percaya adalah sebuah pondasi terkuat dari mencintai. Saat rasa percaya mulai terkikis, cinta dalam hati akan ikut menipis.
- Adelardo Gezra -
▪️▪️▪️
Sebuah pengorbanan akan tiada artinya jika kita menyerah sebelum terluka.
- Ansel Gliseo -
▪️▪️▪️
Ketika ego lebih di atas segalanya, ketika itulah hati akan menelan pahitnya kecewa.
- Valentine Romella -
▪️▪️▪️
Ada sebuah hal yang berat dilakukan, berat diucapkan, namun harus diterapkan. Ikhlas. Seperti contoh, aku ikhlas melihatmu bahagia bersama pilihanmu.
- Kyra Beatalisa -
▪️▪️▪️
Apapun luka yang kudapatkan, takkan ada kata 'menyerah' tersemat di perjuanganku untuk mendapatkanmu.
- Mileo Hans -
▪️▪️▪️
▪️
▪️
▪️
Akibat dua garis merah, Gezra dalam masalah. Mode manja berlebihan telah terdeteksi. Bahkan, tingkat kecemburuan dan sikap posesif telah menguat. Curahan hati seorang sahabat, memperkeruh suasana. Gagalnya move on sang mantan, makin mengaduk-aduk perasaan.
Jadi, dapatkah Gezra menghadapi semuanya? Ya! Menghadapi masa ‘Baby Wife’ dari sang istri–Zevia Claretta.
▪️
▪️
▪️
Baby Wife [S2 dari Unwanted Marriage] telah hadir bersama kita kembali!
Selamat membaca dan menikmati ^^