Pesannya pada Leora langsung dibisikan dengan sangat jelas saat gadis SMA itu baru saja sadar dari tidurnya. Lyara sangat sadar jika Leora akan segera mengetahui gosipnya saat ia membuka salah satu dari deretan aplikasi itu di ponselnya. Jadi sebelum Leora heboh sendiri dengan pengetahuannya, ia sudah membungkam adiknya itu. “Hah?!” Leora tidak mengkondisikan suaranya. Mereka yang sedang berjalan keluar gedung rawat inap mendapat tatapan dari beberapa orang yang mendengar suara Leora. Lyara berdalih mengantar adiknya itu berangkat sekolah pada Mama dan Ayah. Padahal sejujurnya ia ingin sedikit menenangkan diri. “Ssttt,” Lyara menempelkan telunjuknya ke bibir. “Kak!” “Aku tau aku salah, Yora, tapi plis. Jangan main hape di depan Ayah atau Mama, ya,” pinta Lyara setelah ia menjelaska

