—Dimulai Dari Niat

1304 Words

Setelah menemani Kakek kembali ke kamarnya di Rumah Sakit, Lyara menyempatkan diri untuk membereskan barangnya di rumah Mama. Mama menyambut Lyara dengan senyum cerah yang membuat Lyara bertanya-tanya. Karena ia ingat sekali kemarin Mama masih terus cemberut saat mereka berpisah pulang. Masih kesal karena Lyara beramah tamah pada si penyebab mereka jadi seperti ini. “Ra, menantu Mama kirim orang buat bantuin masak dan beres-beres,” lapornya. “Siapa?” Lyara mengerutkan keningnya. “Menantu Mama,” Mama masih ceria “Mas Raja?” "Siapa lagi?!" sinis Mama mengangguk dan menarik Lyara ke belakang, memamerkan lemari pendingin yang penuh dengan stok makanan. Lalu baju-baju yang sudah dicuci berada di rak jemuran di belakang rumah. Semua sudut rumah juga sudah bersih dan lantai benar-benar kesa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD