Pertumpahan Darah!

1288 Words

"Jangan kurang ajar, Juan! Aku ini orang tuamu, di mana sopan santun mu, hah?!" gertak Adnan. Matanya menyala marah, bahkan ia juga menunjuk-nunjuk wajah Juan dengan telunjuknya. Suasana rumah Adnan yang seharusnya tenang dan damai kini justru berubah tegang dan panas. Perseteruan antara Adnan dan juga Juan tidak kunjung selesai. Juan, pria itu benar-benar tidak menahan dirinya dalam menghadapi Adnan. "Orang tua katamu? Orang tua macam apa yang tidak mau menuruti kemauan anaknya? Orang tua tidak berguna! Orang tua b*****t!" sahut Juan. Amarahnya ikut memuncak, kata-k********r sudah tidak terhitung jumlahnya. Ia benar-benar dikuasai oleh emosi. "Kurang ajar! Apa ini hasil didikan ibumu, Juan? Apa seperti ini balasan atas semua fasilitas yang sudah aku berikan padamu?" Adnan melotot. Waja

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD