Liana sangat geram ketika membaca screenshot pesan dari grup sebelah yang menyeret namanya sebagai pendosa berkedok hijab. Dituduh sebagai tukang selingkuh, membawa laki-laki masuk ke dalam rumah, bahkan sampai melakukan zina. Tak sampai di situ saja, mereka malah menyuarakan agar Liana diusir dari kampung Cibrobrok. “Sejak kapan mereka jadi panitia dosa?” gerutu Liana. Tiba-tiba teralihkan saat terdengar ketukan pintu dari luar. Sangat kencang sampai Liana buru-buru membuka pintu. “Ada apa?” tanya Liana pada Luna. Ibu tiga anak itu tampak lelah, napas terengah-engah, seperti habis berlari. “Lo udah tau headline news hari ini?” “Udah, nama gue diseret mereka jadi bahan gosip kan?” jawab Liana tenang, padahal hatinya panas. “Iya, terus gimana pendapat lo? Ini benar-benar udah parah loh

