bc

PAYUNG CINTA

book_age18+
2
FOLLOW
1K
READ
family
friends to lovers
drama
tragedy
sweet
kicking
city
like
intro-logo
Blurb

Vania yang baru pindah sekolah menengah atas di kota P. Masih berusaha menyesuaikan diri dengan lingkungan,Vania yang memang seorang pendiam dan introvert sangat sulit dengan lingkungan baru,di sisi itu juga dia yang membawa masalah dan luka dari tempat lama berusaha memperbaiki dirinya dan menyembuhkan lukanya sendri,tanpa ada yang tahu dalam hatinya begitu rapuh...dan semua semakin rumit dengan keadaan teman-teman baru yang sedikit tidak bersahabat,di tambah lagi kehadiran seseorang yang membuat hari-hari nya terasa begitu lelah dan konyol. kehadiran seorang Novan Adiyaksa di dalam hidupnya benar-benar menambah masalah dan juga warna sekaligus...Novan dengan semua kekonyolan dan sifat ekstrovert nya membuat Vania tidak nyaman sekaligus belajar menjadi terbuka... kerumitan kisah mereka di mulai di sekolah menengah atas...bagaimana kisah akan berlanjut, apakah Vania dan Novan akan bersatu ataukah menjadi sebuah kisah gantung yang sad ending??

chap-preview
Free preview
aku dan sekolah baru
Setelah semua masalah yang terjadi beberapa bulan lalu,,dan di sini lah aku berakhir,,sekolah baru lingkungan baru untuk kedua kalinya aku pindah dalam waktu satu tahun ini... masalah yang bukan apa-apa,,di sekolah sebelum nya aku yang introvert selalu mendapat perlakuan buruk dari teman-teman yang tak suka dengan karakter ku,,aku tak jadi masalah,, pembullyan ini aku sudah terbiasa.."huft..." keluh ku dalam hati dan menarik nafas lelah,,sambil melangkah dengan berat... sekali lagi aku harus menghadapi lingkungan baru dan teman baru yang tentu saja aku tak suka bergaul dengan mereka,, begitu berat menyelesaikan pendidikan ini dengan kondisi psikologis ku ini... aku benci keramaian,, orang-orang dengan hiruk pikuk yang bising... tapi ini harus ku jalani... "hai!!!" ada teriakan memekakkan telinga dari arah belakang ku,, membuat langkah ku terhenti dan menoleh... seorang gadis seumuran ku dengan rambut di kuncir dan kaca mata di wajah hitam manisnya... dia tersenyum dan mengulurkan tangan.."hai,,kamu anak baru kan?? nama ku windu.. kita bisa jadi teman" sapanya memperkenalkan diri.. aku juga mengulurkan tangan" Vania " jawab ku singkat sambil menjabat tangannya,,tanpa ekspresi apapun.. ya,,itulah aku..berlalu melangkah tanpa menghiraukan nya masih mematung... "Vania,,aku sudah mendengar ada murid baru dari ibuku,,ibuku guru kesenian di sini,,dia bilang kamu anak yang pintar dan baik,,aku senang aku orang pertama yang jadi temanmu" cerocosnya sambil mengimbangi langkahku,,yang ku sahut dengan agukkan saja aku memang pendiam dan malas membahas hal yang tidak penting... "ayo ku antar ke ruang guru,,semoga kita sekelas" ujarnya lagi sambil menarik tanganku.. aku hanya menuruti saja.. Dan sampailah di depan sebuah ruangan Deng kursi dan meja yg berhadapan dengan layar komputer dan tumpukan buku di setiap mejanya... ruang guru ini setengahnya sudah di penuhi guru-guru yang mulai berdatangan... "tok,tok!!" ketukan dari tangan Windu membuat para guru menoleh "selamat pagi buk pak,,saya menganjurkan anak baru kita" sapanya pada semua orang di ruangan itu sambil menarik tangan ku agar aku sedikit maju... "selamat pagi" ujarku sambil menunduk dan lagi tanpa ekspresi... "selamat pagi,,kemarilah,,kamu Vania pindahan dari kota B?" sapa seorang guru wanita pada ku,,aku berjalan ke arahnya "iya buk" jawab ku biasa saja.. "saya wali kelas mu,,nama saya ibu Juriah,, anak-anak memanggil saya ibu jur" sapanya lagi,,aku hanya mengangguk "baiklah sebentar lagi kita akan masuk kelas,,kamu tunggu lh di sini sebentar,,dan Windu terimakasih sudah menyambut baik teman baru" ujarnya sambil menoleh ke arah Windu yang masih di ambang pintu "baiklah buk,,saya akan segera kekelas,,Samapi jumpa di kelas teman baru!!" Windu melambaikan tangan sambil berlalu.. aku hanya diam di sisi meja ibu Jur,,wali kelas ku yang baru tentu saja di sekolah baru juga... "teng,teng!!!!" lonceng pertanda masuk kelas berbunyi,,banyak murid-murid yang masih di halaman berlarian menuju kelas masing-masing... "ayo, Vania kita ke kelas" ajak Bu Jur,,aku mengangguk dan berjalan mengiringi nya dari belakang... Sampai langkahnya berhenti di sebuah lokal dengan tulisan Xl.C (sebelas.C). "selamat pagi anak-anak!!!" sapa Bu Jur sambil melangkah masuk ke dalam dan di jawab serentak oleh murid-murid yang sudah duduk teratur di kursi masing-masing..."selamat pagi Bu!!!" "kita kedatangan murid baru,,ayo masuk dan perkenalkan diri" suara Bu Jur sambil menoleh padaku yang masih di ambang pintu,,aku berjalan masuk dengan wajah yang tertunduk dan ekspresi malasku... "hai,, namaku Vania Pramesti Lukman,,kalian bisa memanggil ku Vania,,aku pindah dari kota B,, selanjutnya kita akan menjadi teman,," perkenalan biasa saja dengan ekspresi yang juga biasa saja.. "baiklah,, silahkan duduk di kursi kosong di samping Windu,, kebetulan teman sebangku Windu sedang izin,,besok kita akan atur ulang tempat duduknya" ujar Bu Jur sambil menunjukkan kursi kosong di deretan ketiga... aku berjalan dengan Windu yang melambaikan tangan terlihat senang.. akupun sedikit bersyukur,, karena tak harus berkenalan lagi dengan teman sebangku,,ya,,aku memang sudah berkenalan dengan Windu di gerbang sekolah tadi... keadaan ini membuat ku sedikit lega... "hai!!!,aku senang kita sekelas dan terlebih sebangku" ujar Windu excited dan dengan senyum sumringah,,aku hanya tersenyum tipis dan duduk di sampingnya... "baiklah anak-anak,,keluarkan buku matematika,,buka halaman 17,, Vania bisa melihat buku teman dulu... nanti ambil buku dengan saya jam istirahat di kantor" ujar Bu Jur memulai kelas... dan ku jawab dengan mengangguk... pelajaran di sekolah baru di mulai... aku hanya terfokus pada pelajaran memang itulah aku,,aku tak suka waktu belajar terganggu... tapi di kelas ini begitu bising ada Windu yang terus mengajak bicara,,ada suara tawa anak-anak di belakang seolah sedang bercanda sementara guru menjelaskan di depan... ya kondisi inipun pernah terjadi di sekolah sebelum nya... aku berusaha untuk tidak terpecah fokus... dan mengikuti pelajaran dengan seksama... sampai jam kelas ini berakhir dengan suara lonceng istirahat... aku menghela nafas sambil memasukkan buku... Tiba-tiba di hadapanku ada sesosok manusia yang membuat ku terkejut,,"hai!!" sapanya sambil menunduk melihat ku,,aku menengadahkan wajah dan melihatnya,,dia..pemuda yang tampan,,dan keren mungkin menurut para gadis,,yang aku tebak dia mungkin idola sekolah dengan wajah lumayan dan porsi tubuh seperti artis-artis Drakor.. aku hanya termangu sampai dia menempatkan wajah di hadapanku.."namaku Novan,,ayo ke kantin" ajak nya sambil memperkenalkan diri... "ha..hai,,maaf aku tidak ke kantin,,aku harus ke kantor mengambil buku" jawabku sambil menunduk merasa tak enak dengan kondisi sebentar tadi... "oke aku antar,," jawabnya santai... "wah!!!!!!!,,gak bisa aku yang akan mengantar nya,,aku gak mau teman baru ku jadi inceran fans mu!!!" teriakan Windu dari samping ku sambil menggamit tanganku... "ayo!!" ajak Windu menarik ku yang ku ikuti saja... ya dari pada aku berjalan dengan laki-laki itu mungkin dengan Windu aku lebih sedikit nyaman... di sepanjang koridor sekolah yang kami lalui Windu bercerita tentang Novan laki-laki yang menyapa ku tadi " Vania hindari Novan,,dia memang tampan,,tapi percayalah fansnya sangat bar bar.. mereka pernah mengeroyok seorang murid dan murid itu pindah sekolah,,jika ada murid cewek yang mendekati Novan,,Selly yang terobsesi dengan Novan akan bertindak bar bar sekali,, percayalah" ujar Windu memberikan penjelasan dan sedikit cerita... aku hanya mengangguk saja malas menimbali,,'memang aku tak tertarik' ujarku dalam hati... sampai kami di depan kantor dan menemui Bu Jur untuk mengambil buku lalu berbalik lagi ke kelas..."kamu tidak lapar?" tanya Windu,,"apa perlu kita ke kantin sebentar?" ujarnya lagi.. "tidak,,kita ke kelas saja,,kalau kamu mau ke kantin tidak apa-apa" jawabku tetap sambil berjalan. "oke,,aku mampir ke kantin sebentar membeli roti dan s**u,,kamu mau titip?" ujar Windu kembali menawarkan bantuan,,"tidak,,aku punya s**u dan roti di tasku" jawabku lagi dan Windu berlalu ke arah kantin sementara aku kembali berjalan ke arah kelas... sesampainya di kelas aku duduk dan menyusun buku-buku yang ku ambil tadi,,mengambil sebungkus roti dan sebotol s**u dari dalam tas,,aku membaca buku sambil menikmati makanan ku,,dan sosok laki-laki tadi kembali di hadapan ku,,dia menempatkan wajahnya tepat di depan ku membuatku terkejut dan terbatuk.. "hai,, pelan-pelan " ujarnya sambil memberikan botol s**u ku... "santa saja,,aku hanya ingin menjadi temanmu,,kamu sangat manis" ujarnya membuatku memutar bola mata malas.. "maaf,,aku tidak tertarik berteman denganmu" ujarku sambil kembali membaca buku ku.."oke,,jika tidak sekarang,,aku akan tetap berusaha menjadi temanmu" timbalnya lagi sambil duduk di hadapanku.. membuatku meliriknya lalu mendiamkannya lagi. Dan diamku tidak membuatnya berlalu,,malah membuat nya memandangiku semakin dalam... sungguh membuat tidak nyaman.. "tolong kembalilah ke tempat duduk mu,,kamu mengganggu ku" ujarku sedikit dengan nada tegas mengusir nya.. "baiklah,,lagian istirahat sudah mau berkahir" dia menjawab sambil berlalu dari hadapanku... Jam pelajaran kedua di mulai,,kembali aku hanyut dengan pelajaran dan fokus mengikuti nya... Hingga lonceng berbunyi pertanda pelajaran hari ini usai,,semua murid sudah berkemas siap untuk pulang... aku melirik sekilas kursi di sebrang sebelah kanan dengan sebuah kursi di antara kursiku... ya itu tempat duduk Novan... dia intens menatap ku dari tadi membuatku risih... tapi aku mengabaikan nya... Bersambung

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
192.1K
bc

Kali kedua

read
220.2K
bc

TERNODA

read
200.7K
bc

Terpaksa Menjadi Istri Kedua Bosku

read
20.7K
bc

Dinikahi Karena Dendam

read
235.5K
bc

Hasrat Meresahkan Pria Dewasa

read
32.8K
bc

Setelah 10 Tahun Berpisah

read
81.8K

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook