Sekolah hari ini membuat suasana di hati ku menjadi baru,,ada teman yang berusaha akrab dan seorang teman laki-laki yang aku tak faham apa mau nya,,tapi dia terlihat baik..
Di tatap dengan intens oleh Novan membuat ku mengoreksi penampilan ku,,'ada yang salahkah?' ujarku dalam hati sambil menelisik rambut dan baju ku... dia hanya tersenyum simpul melihat tingkahku,,mungkin di matanya aku terlihat lucu... Dia jalan ke arah ku sambil menyimpan senyumnya,,aku semakin kikuk namun tak berdaya untuk beranjak,,seolah aku menunggunya menemuiku,,"gak ada yang salah dari atas sampai bawah,, Hanya saja kamu terlihat lebih bersinar dari yang lain" ujarnya saat tiba di dekatku.."hah?" responku yang terdengar bodoh hingga membuat dia tertawa tipis,,aku terpaku 'dia tampan' ujar hatiku..'aiisshh apaan kamu Vania!!' lagi aku berujar dalam hati sambil menggeleng kan kepala berusaha mengembalikan kesadaran ku yang sempat terpaku oleh nya tadi...
"kamu pulang kemana??ada yang jemput,,jika tidak ayo aku antar" tawaran yang menarik.."hemmm,aku di jemput karena akupun belum terlalu faham jalan ke arah rumahku" ya itu jawaban jujur karena memang aku belum faham aku benar-benar berada di dunia baru menurut ku.. "oke,,aku temani sampai jemputanmu datang" ujarnya lagi,,aku hanya menghela dan membiarkan saja.. Windu kenapa cepat sekali pulang tadi hingga aku tinggal sendirian di gerbang,,dan jujur aku sedikit takut,,jadi ku biarkan saja Novan ikut menemani ku..
Tak selang lama,, jemputan ku datang,,lima belas menit yang sedikit membuat ruang paru-paru ku menyempit,,dia tak banyak bicara tapi dia tetap di samping ku dengan tatapan intens itu... hingga kakakku datang dengan skuter matic nya untuk menjemput ku.."maaf dek,,tadi kakak meeting,,jadi agak telat" ujar kakak laki-lakiku tersayang..."gak papa,," ujarku singkat.. lalu kakak ku melirik di sampingku ada seorang teman laki-laki " hemmm teman baru kah?? tidak di kenalin??" ujarnya dengan sedikit nada menggoda ku.. "ooooo iya" ujarku "ini Novan teman sekelas ku,,Novan ini kakak ku" ujarku memperkenalkan mereka berdua "Novan,,kak,,calon pacar Vania" ujarnya dengan nada jenaka tapi terbesit ketulusan di ucapan itu,,membuat ku menatap wajahnya dengan debaran aneh.."waw!! berani juga..aku kakak Vania,, Vano" ujar kakak ku yang membuat ku menundukkan kepala sadar aku sedang bersemu merah..."langkahi dulu aku jika mau menjadi bagian hati adikku" ancam kak Vano pada Novan yang di sambut senyuman berani dan yakin... sekilas itu yang ku lihat..
"ayo naik,," ujar kakak ku lagi yang ku turuti tanpa banyak kata,, meninggalkan Novan yang masih menatapku hingga jauh punggung ku menghilang...
Di atas motor "kamu beneran cantik dek,,hari pertama saja sudah mendapatkan pengagum,,dan dia cukup berani over PD juga sih hehe" ocehan kakak ku sambil menggoda ku... "yah terserah saja" ujarku malas menanggapi... tapi di dalam hatiku,,ada sedikit bagian yang menghangat.. terngiang lagi apa yang di katakan Windu tadi,,fans Novan begitu bar bar... dan aku malas berurusan dengan hal seperti itu... sudahlah,,aku hanya perlu fokus belajar,, mendapatkan nilai baik dan menjalani sekolah dengan baik...
Tak lama kami sampai di rumah,,rumah sederhana di kompleks perumahan di belakang rumah sakit,,dua lantai tapi terbuat dari papan kayu yang terlihat estetik..
"ma!! aku pulang" ujar ku sambil berlalu masuk ke dalam rumah,,ku lihat mamaku sedang duduk di ruang tengah sambil merajut dan nonton sinetron kesukaan nya..." hai anak mama,,, bagaimana hari pertama di sekolah baru" tanya mama sambil membelai rambut ku..."baik,,dan aku sudah punya teman" ujarku bercerita.."wah,, kemajuan donk,,hari pertama sudah punya teman" mamaku menanggapi dengan ekspresi bahagia... ya,,memang aku sangat sulit bergaul.. mendapatkan teman di hari pertama adalah hal yang baik.. menurut mamaku... aku hanya tersenyum,,selintas wajah Novan masuk ke dalam bayangan ku... "dan pengagum berat yang tampan sekali" Kakaku menimbali dari arah depan nadanya sangat menjengkelkan..."Ooooooo,,,mama jadi penasaran sekali" ujar mamaku menimbali tak kalah menjengkelkan
aku hanya tersenyum dan melangkah ke kamarku... aku tak tahan jika di lanjutkan mereka berdua akan sekongkol untuk menggoda ku...
Di kamar aku mengganti seragamku dengan baju rumahan yang nyaman,,kaos oblong dan celana pendek... sambil membereskan isi tas sekolah ku,,aku bersenandung kecil...
hari ini berlalu begitu baik,,hingga di penghujung senja kini aku sedang menyapu teras rumahku,,di sini sungguh suasana yang nyaman,,tetangga yang ramah seadanya,,tidak usil dan kepo seperti di tempat lama dulu,, 'kehidupan menjadi lebih baik setelah pindah ke sini' ujar ku dalam hati dengan nada bahagia...
"papa gak pulang ma?" tanyaku pada mamaku yang sedang sibuk di dapur menyiapkan makan malam,,"tidak,,papa lembur,,karena kita baru pindah tentu papa banyak pekerjaan yang harus di urus" mama ku menjelaskan sambil tetap asik mengudak wajan,,"Ooooooo" ujarku sambil menata masakan yg sudah siap di meja makan... kami larut dalam canda tawa makan malam bertiga saja di rumah tanpa kehadiran papaku...
setelah ritual makan malam,,adalah jatahku dan kakakku mencuci piring... kakakku yang selalu usil selalu menggoda ku dengan banyolan tentang Novan dan segala kePDeannya... aku hanya membalas dengan mencubit lengannya dan wajah cemberut yang membuat kakak ku semakin menjadi-jadi menggodaku...
Aku kembali ke kamarku dengan kesal,,tapi bahagia... entahlah akupun baru menyadari ada perasaan seperti ini dalam diriku... sambil membaca buku pelajaran aku merasa aku kembali ke kehidupan yang aku dambakan dan hampir kehilangan hidup yang indah ini beberapa waktu lalu....
Malam ini aku berlarut dalam nyenyaknya pelukan sang mimpi...
hingga azan subuh memanggilku untuk bangkit dari peraduan ku....
ku langkahkan kaki ku ke kamar mandi untuk mengambil wudhu bersiap sholat subuh dengan hikmat dan memanjatkan doa-doa baik dalam hidupku...
Setelah ritual doa ku,,aku turun untuk membantu mama membuat sarapan sebelum bersiap mandi dan berangkat sekolah,,"ma,,jam berapa papa pulang?" tanyaku sambil membantu mamaku menata sarapan,,"jam dua dinihari,, sekarang masih tidur" tanggap mama ku sambil tersenyum... "papa pasti lelah ya ma,,apa ini akibat dari ulahku??" ujarku dengan nada menyesal dan sedikit memelas.... "tentu tidak,,ini yang terbaik untuk kita,,mama yakin di sini kita akan baik-baik saja" tanggap mamaku menghibur... lalu kami sarapan dan aku bersiap berangkat sekolah...
Di depan rumah aku terkejut melihat Novan sudah menunggu dengan sepeda motornya,,'tau darimana rumahku?' ujarku dalam hati sambil menatapnya penuh tanya...dia seolah faham isi pikiran ku dan menjawab "aku mengikuti mu saat pulang kemarin,,maaf jika lancang,,aku rasa aku bisa mengurangi beban kakakmu dengan menjadi tukang ojek pribadi mu" ucapnya sambil bercanda... yang ku tanggapi dengan putaran bola mata malas... "Van,,siapa?" ujar kak Vano sambil melangkah keluar garasi dengan skuter matic nya... "wah!!! calon pacar adikku,,gercep sekali ya!!" sarkas kakak ku dengan sedikit nada menantang,,"aku berusaha membantu kakak agar tidak repot,,ayolah kita deal,, mulai hari ini aku akan antar jemput Vania" ujar Novan kepada kakakku,,di antara mereka aku merasakan suasana perang mata yang mencekam...
Awali hari ini dengan suasana aneh ini sungguh tidak ada di jadwal hidupku...
aku menunduk dan menghela kasar...
Bersambung