Kata-kata Windu sebenarnya sangat mengusik hatiku,,tapi sebisa mungkin ku tepis semua itu,,aku akan fokus saja dan membiarkan semua membaik,,aku juga masih dalam masa hukuman...
Lonceng pertanda habisnya pelajaran hari ini berbunyi,,aku segera beranjak Windu ingin menemani ku menyapu halaman,,,hari ke dua menjalin hukuman ku... Kami bergegas ke halaman dengan sapu dan tong sampah... aku ingin cepat selesai dan cepat pulang,,lelah sekali hari ini mengatasi perasaan yang tak menentu ini...
aku dan Windu menyapu dengan hikmat sambil sesekali bercanda dan ngobrol,,dari sisi lain aku melihat sekelebat bayangan,,itu Selly dan teman-temannya, disana juga ada Novan... aku menghela nafas berat,, mengsugesti diriku bahwa ini semua akn baik-baik saja,, apa lagi aku belum seminggu sekolah,, tentu saja ini bukan hal apa-apa...
Windu melihatku,, seakan faham apa yang ada di hatiku.. "kamu baik-baik saja??" tanyanya sambil berjalan ke arah ku... "ya" jawabku singkat sambil meneruskan pekerjaanku...
Sepulang sekolah,,aku hanya berbaring dan mengurung diri di kamar,, pikiran dan perasaan kacau,,' apa-apaan ini?? gak mungkin aku suka dengannya secepat itu,,pasti ini hanya rasa tak enak biasa' ujarku dalam hati... Tentu saja begitu,,aku belum kenal lama dengannya,,meski ku akui dia begitu berbeda dari laki-laki yang pernah ku temui... Dia berani memulai dan mendekati secara intens... mungkin hanya perasaan nyaman itu saja yang membuat ku merasa kehilangan... atau kacau tapi,, 'entahlah ' ucapku dalam hati lagi...
Kegiatan sore seperti biasa dan aku sudah berada lagi di kamar sembari memainkan ponselku,, berselancar di dunia Maya,,melihat kehidupan orang-orang yang jauh di sana entah nyata atau tidak,,tetiba saja notif messenger berbunyi,, ku buka dengan penasaran
[ Hai Vania,, maafkan aku jika aku menjauh,,benar kata mu ini semua untuk kebaikanmu]
ini pesan dari akun yang bernama Novan
Adiyaksa,, "hah?" aku terlonjak saat melihat nama akun dan isi pesan itu...
sebisa mungkin aku berusaha tetap tenang... k*****a berulang-ulang... meyakinkan diri,,dan di sisi hatiku,,ada rasa lega seperti terlepas dari jeratan tali... aku mulai memikirkan untuk membalas pesan itu .
[tak apa,, bukankah memang aku yang meminta hal itu] balas ku singkat... walau aku berbohong,,aku juga merasa sedikit getor dengan semua ini...
[ baiklah,,apa kamu sekarang merasa lebih baik saat aku menjauh??] balasnya lagi...
[ya,, kelihatan begitu bukan?] ujarku dalam balasan pesanku..
dan lama aku menunggu tak ada balasan lagi,,sungguh aku kembali larut dalam gundah,,sudahlah... mungkin ini yang terbaik ujarku .. Dan aku mengakhiri semua pesan dengan meletakkan ponselku,,menarik selimutku berharap sang mimpi memeluk ku dalam keindahan...
Pagi ini,,di depan gerbang sekolah aku berlari terburu-buru,,aku telat bangun alhasil,, hampir saja aku telat masuk sekolah... Saat sampai di kelas ku lihat teman sebangku Windu sudah masuk,,dan aku bingung harus duduk di mana,,tak lama wali kelas datang,, "selamat pagi anak-anak!,, Vania,,ayo masuk kamu bisa duduk di bangku kosong di sebelah sana" ujar buk guru yang melihatku masih berdiri di depan,,dan aku ikut melihat arah tunjuknya..' apa-apaan lagi ini,,di sebelah Novan?' jerit hatiku... "ehm,,buk bisakah saya tetap sebangku dengan Windu?" ujarku menolak dan Windu pun mengangguk antusias seolah berharap hal yang sama... "maaf,,kali ini belum bisa,,kita akan atur bangku satu bulan sekali,,dan ini belum jadwal atur bangku,,ayo duduk kita akan mulai belajar" ujar Bu Jur lagi selaku wali kelas kamu... dengan lemah aku mulai melangkah dalam hati aku bingung dan sedikit senang entahlah aku pun belum pernah merasakan perasaan ini...
aku duduk tanpa menoleh ke arah Novan,,ku pastikan diapun tak peduli...
Pelajaran pun di mulai,,aku memperhatikan dengan hikmat,,aku sebisa mungkin tidak menggubris mahkluk di sampingku,,walau sesekali tanpa ku sadari,,mataku melirik kearahnya... benar-benar masalah besar...
Aku yang hampir satu Minggu sekolah di sini jujur saja belum mendapatkan teman selain Windu,, itupun karena dia yang selalu menempeli ku dan berusaha menjadi teman yang baik... Karena aku yang memang tipe susah bergaul,,jadi ya tak banyak teman yang ku tau...
Dan memang kehadiran Novan dan Windu memberiku sedikit kehangatan di tempat baru,, sementara sekarang Novan mulai menjaga jarak denganku,, itupun karena permintaan ku,,sedih sih tapi sudahlah....
"ehm,, kamu oke?" tanya Novan menyentak ku dari lamunan.. "oke" jawabku cepat sedikit kagat.. "tapi kamu pucat dan sedikit kelihatan tak fokus?" ujarnya lagi membuatku menoleh padanya "aku baik-baik saja,,dan aku sangat fokus" ujarku tegas membuatnya diam,,dalam hatiku ' tentu saja aku tidak baik-baik saja dan semua karena kamu!!!!' berteriak keras dalam hati...
"maafkan aku jika aku mengganggu mu,,dan membuat hidupmu menjadi tak nyaman,, sungguh bukan ini yang ku mau" ujarnya panjang lebar... aku hanya diam saja,,' lalu apa yang kamu mau' aku bertanya dalam hati namun tak bisa aku utarakan... Diam dan hening antara kami,,hingga jam pelajaran berlalu oleh suara lonceng istirahat...
Ku lihat Selly datang ke kelas kami menuju Novan yang ada di samping ku,, berujar manja mengajaknya ke kantin... aku diam saja walau dalam hati gemuruh sekali... Membuat aku lesu dan tersandar di kursiku,,malas sekali untuk keluar sekedar ke kantin karena pasti akan ketemu mereka,,tapi perutku lapar dan aku tak membawa bekal... Akhirnya dengan langkah berat aku menuju kantin sendirian,,tak ada Windu menemaniku kerena Windu sedang ke ruang BK...
Di kantin aku memesan semangkok bakso dan esteh..membawanya mencari tempat duduk,,ku lihat semua penuh,,ada satu kursi yang kosong tapi di belakang Selly, Novan dan teman-teman Selly... karena terpaksa akhirnya aku duduk juga di sana,,entah dengan sengaja atau tidak saat aku akan duduk Selly tiba-tiba berdiri membuat aku tersenggol dan menumpahkan makanan ku... sungguh aku naik darah,,tapi aku diam saja menahan semua dengan d**a gemuruh dan perut yang keroncongan...
"upsss maaf,, sengaja!!" ujar Selly melihat ku diam dengan nafas cepat melihat makanan ku tumpah ruah tak bersisa... aku hanya diam dan berlalu,, meninggalkan mereka,, meninggalkan kantin dan semua yang membuatku rasanya ingin berteriak... Bisa ku lihat Novan ingin mengejar ku,,tapi tertahan Selly dan membiarkan aku pergi berlalu... aku ke toilet,,menangis sejadi-jadinya menumpahkan kesal dan bingung ku... sampai terseguk sendirian di bilik toilet ini... ku dengar lonceng masuk berbunyi tapi aku mengabaikannya... Aku masih menenangkan diri,, membiarkan semua kebisingan tadi sedikit lenyap dalam benakku....
Setelah sedikit tenang aku beranjak,,membasuh mukaku dan membereskan diriku agar terlihat lebih baik,,,aku keluar bilik ku lihat Windu berlari ke arah ku,,"kamu gak papa kan??" ujarnya padaku,,"tidak" ujarku singkat,,aku sudah benar-benar lelah menangis menumpahkan semua rasa kesal dan juga kecewa ku... Windu memberikan ku pelukan hangat yang membuat aku sedikit tenang,,dan kami kembali berjalan menuju kelas,, rupanya kelas telah usai... Aku mengemasi barang-barang dan beranjak pulang...
Hari ini sekolah begitu melelahkan,,semoga besok ada sebuah hal yang menyenangkan yang bisa membuatku kembali menjalani hari-hari...
Bersambung