Setelah semua yang terjadi dari hari-hari kemarin,,aku menjalani hari di sekolah dengan sangat hati-hati dan menjaga jarak dengan siapapun,,hanya Windu saja teman yang masih mendekati ku...
Pagi ini,,hari terakhir dalam Minggu ini sebagai hari sekolah,,dan juga hari terakhir masa hukuman ku,,aku berangkat seperti biasa.. Di gerbang sekolah aku turun dari skuter kak Vano,,berjalan memasuki halaman sekolah,,ada Selly dan juga teman-temannya tapi kemana Novan yang biasanya selalu bersamanya... Aku tidak melihatnya hari ini,,kenapa aku mencarinya seolah berharap melihatnya... Ku lihat Selly melihat ke arah ku dengan tatapan sinis,,aku hanya menunduk,,dia tak mungkin berani menyerang ku lagi secara fisik... dia hanya akan bermain trik yang bisa membuat aku kesal saja...
Aku jalan sambil menunduk,, menghindar dari tatapan aneh mereka...
sesampai di kelas aku juga tak melihat Novan di kursi nya.. 'kemana dia?' tanyaku dalam hati,, tiba-tiba Windu mengagetkan ku.."hai,,lihat apa?" tanyanya sambil menepuk bahuku..."tidak ada" jawabku berbohong,, sebenarnya aku mancari Novan karena sejak peristiwa di kantin aku jarang melihatnya..dan hari ini dia juga tidak masuk sekolah...
Lonceng masuk membubarkan anak-anak yang masih mengobrol,, berhamburan menuju kelas dan kursi masing-masing... Tapi aku tetap tidak melihat Novan... 'dia tidak masuk lagi hari ini' ujarku dalam hati...
Pelajaran berlalu seperti biasa,,aku tetap berusaha fokus dengan penjelasan guru,,hingga jam istirahat tiba... Aku membereskan peralatan belajar dari atas meja,, mengeluarkan bekal yang ku bawa dari rumah,,sejak kejadian di kantin aku tak pernah kesana lagi,,aku hanya memakan makanan yang ku bawa dari rumah... "aku ke kantin,,ada yang mau di titip?" tanya Windu padaku sebelum berlalu ke kantin... aku hanya menggeleng menanggapi nya...
Saat sedang menikmati makanan ku,, tiba-tiba Novan masuk ke kelas dan menarik ku keluar...aku kaget tapi mengikuti saja kemana dia membawa ku ...
Dia mengajak ku ke lorong belakang sekolah yang sedikit sepi,,setengah berlari membuatku ngos-ngosan... Dia berhenti sebentar sebelum memulai pembicaraan... " aku,,aku...minta maaf sebelumnya,, membuatmu bingung dengan sikapku yang menjauhi mu,, sungguh aku tidak ingin ada jarak antara kita,,aku sungguh-sungguh dengan semua ucapan ke pada kakak mu waktu itu,,dan semua ini hanya karena aku ingin menjaga mu,, nyatanya ini tetap membuatmu dalam masalah...maukah kamu memaafkan ku?" ujar Novan dengan nafas yang belum stabil,, seolah semua kata yang dia katakan memang harus cepat di sampaikan.. "ya,,aku..aku tak tahu harus apa dengan semua ini,,aku hanya menjaga semua tetap baik-baik saja,,aku tak mau pindah sekolah lagi hanya karena persoalan ini" ujarku sambil menatapnya menjelaskan bahwa aku juga tak mau menjauh darinya hanya saja aku tak punya pilihan... "aku menyukaimu " ujar Novan yang membuat jantung ku berdebar kencang seperti genderang... " aku menyukaimu,,dan jadilah bagian hidupku ku,, jangan menjauh atau meminta ku menjauh ku mohon aku akan melindungi mu sebaik mungkin" ungkapan cinta yang mendadak membuatku terpaku dalam diam,,aku tak tahu ini yang aku tunggu atau aku hindari,,aku masih terpaku memikirkan semua ini.."kamu tak harus menjawabnya sekarang jika belum siap,,aku akan menunggu " ujarnya lagi dengan nada sedikit lesu... Aku menengadahkan kepala agar bisa menatap wajahnya,,ku lihat di matanya ada ketulusan yang belum pernah ku lihat di mata pria asing lainnya di sekitar ku...aku hanyut dalam matanya membuatku menjelajahi isi hatiku dan menanyakan kepada logikaku sendiri apa yang bisa aku lakukan sekarang.."aku,,aku juga menyukai mu" jawabku sambil menundukkan kepala dengan nada yang sangat pelan nyaris tak terdengar,, Novan diam,,dan aku pun diam kami tak tahu harus memulai dari mana setelah ungkapan ini... Tiba-tiba dia mengangkat wajahku,,dan mencium keningku..."percayalah kepada ku sekali ini,,aku akan berusaha membuat mu aman di sisiku" ujarnya sambil memeluk ku,,aku diam dan menikmati saja pelukan itu seolah aku sedang melepas rindu yang sangat berat...
Setelah itu,,kami tak kembali ke kelas lagi,,kami mengambil waktu untuk bicara,,apa yang terjadi hari ini dan beberapa hari sebelum ini...
"kenapa kamu tiba-tiba saja menyatakan perasaan mu,, bukankah kamu dekat dengan Selly akhir-akhir ini?" tanyaku sambil duduk di sampingnya di sebuah bangku panjang di belakang sekolah... "aku memang mendekatinya,,sebagai syarat agar dia tak mengganggu mu lagi,,tapi nyatanya dia tetap membuatmu sulit,,bukan aku alasan dia membully semua murid selama ini,,itu memang wataknya dan aku hanya sebagai alasan saja" ujarnya panjang lebar menjelaskan...
"lalu? sekarang?" tanyaku lagi.. "sekarang aku hanya butuh fokus pada dirimu dan hatiku saja" jawabnya sambil menatap ku ... "kemana kamu pagi tadi,,aku tak melihat mu di sekolah dan kelas?" tanyaku lagi mencari tahu apa yang terjadi... "aku menemui mamaku,, mengatakan apa yang ingin aku perbuat" jawabnya yang membuat ku belum menemukan penjelasan "Hem?" tatapan dan gumam dengan nada bertanya... Dia seolah mengerti dan tersenyum..."aku memutuskan semua hubungan dengan Selly yang aku mulai dengan kesepakatan itu,,aku mengancamnya melalui semua bukti yang sudah ku serahkan pada ibuku,,aku ingin membuatmu aman di sisi ku tanpa di bully Selly,,selama ini aku mendekatinya untuk mengumpulkan bukti yang bisa membuatnya berhenti bertindak semena-mena dan mengatasi namakan aku sebagai alasan untuk membully orang " penjelasan yang membuatku lega dan merasa aman.."pantas saja pagi tadi mereka hanya melihatku sinis dan tidak bertindak apapun " ujarku lagi... Novan tersenyum begitu manis,,"nanti aku bantu menyelesaikan masa hukuman terakhir mu oke?" ujarnya sambil mengusuk puncak kepalaku,,aku hanyut dalam rasa nyaman ini.. Tak pernah aku bayangkan bahwa ada laki-laki yang berusaha sekeras ini untuk mendapatkan perhatian ku,, padahal dia masih begitu asing dan baru dalam hidupku,,tapi sikapnya membuatku merasa seperti mengenalnya lama...nyaman dan hangat...
Lonceng pulang sudah berbunyi,,kami segera kekelas mengambil tas dan berjalan menuju halaman sekolah,, menyelesaikan hukuman terakhir ku dan juga menyelesaikan semua hal yang terjadi di antara kami,, ternyata berbicara dari hati ke hati membuat semua yang kita rasakan jelas dan tidak saling menyakiti lagi...
Setelah selesai menyapu,,kami bergegas pulang,,ku lihat kak Vano sudah menunggu ku sementara Novan sudah siap mengajakku naik motornya untuk mengantar ku pulang... aku berjalan ke arah kak Vano di ikuti Novan di belakang ku..."tolong jelaskan semua ini!!" ujar kak Vano tegas kepada kami berdua yang berdiri berdampingan... Novan memulai penjelasan terlebih dulu "aku minta maaf sebelumnya kak,,aku yang salah dan aku berusaha memperbaiki sekarang,,aku akan menjaga Vania sesuai janji ku pada kakak kemarin " ujarnya kak Vano melihat ku,,aku hanya menunduk.."ayo ke suatu tempat untuk menjelaskan semua ini,,mari bicara dengan jelas" ujar kak Vano sembari menarik tanganku agar aku ikut dengannya,,aku menatap Novan dia mengangguk meyakinkan ku.."aku akan ikut dari belakang" ujarnya sambil tersenyum padaku... Kak Vano menatapnya serius dan mengangguk... Aku naik dan kak Vano melajukan motornya,,dari belakang aku melihat Novan menyusul kami di belakang,,aku tersenyum sendiri,,ada rasa bahagia di hatiku ...
semoga semua akan baik-baik saja,, setelah Selly kami masih ada sedikit masalah,,ya menjelaskan dengan kak Vano apa yang terjadi adalah tantangan baru buat kami yang baru menjalin hubungan....
Bersambung