Adeeva berjalan beriringan dengan seorang sipir wanita menuju kamar sel. Tatapan gadis itu terlihat kosong. Sebenarnya, dia akan menceritakan apa yang terjadi di dalam penjara pada Aliyah dan Adnan. Namun, orang tuanya itu justru mengeluarkan petuah-petuah yang membuat dia semakin geram. Adeeva tidak suka jika kedua orang tuanya lebih berpihak pada Nesya. Gadis itu terlalu larut dalam pikiran hingga tidak menyadari dirinya sudah sampai di kamar sel. Mendadak, sekujur tubuh Adeeva bergetar tatkala netranya beradu pandang dengan salah satu narapidana yang telah merundungnya beberapa hari ini. Secepat kilat, dia langsung membuang pandangan ke arah lain, berusaha menghindar. Ketika pintu sel sudah dibuka lebar dan sipir wanita tersebut mempersilakan masuk, Adeeva masih bergem

