Eps 19 Rencana
Di sebuah perumahan mewah di kota Jakarta
Seorang wanita berambut cepak dengan mata cantik berdiri di atas balkon. Saat ini wanita tersebut berwajah cerah! Tepat di belakangnya ada beberapa wanita cantik yang menemaninya berdiri.
Melihat suasana kota dengan jalan macet dari atas rumah mewah, merupakan kebiasaan Dina setiap pagi!
Sorot matanya menyapu seluruh kerumunan kendaraan yang berjejal rapih seperti rombongan semut yang berjalan.
" Suasana yang sama, hari yang sama dan lingkungan yang sama, menurut kalian apa yang menarik dari kehidupan ini? "tanya Dina sembari menatap ketiga wanita yang berdiri di belakangnya.
Ketiga wanita itu diam, mereka saling pandang untuk sesaat kemudian menundukkan kepala bersama-sama, para wanita ini jelas sangat menghormati Dina, layaknya pelayan dengan tuannya.
" Sungguh kami tidak tahu Nona, " ucap salah satu wanita, mencoba mewakili teman-temannya untuk menjawab.
Melihat reaksi tersebut, Dina terseyum tipis seraya berkata," Jangan terlalu formal seperti itu, ini bukan di guild... Jadi santai sahaja, anggap aku seperti teman kalian... Okeh. "
Menganggap sebagai teman!! Ini jelas tidak mungkin!! Darah mereka berbeda dengan Dina, dan kehidupan seorang Raja apa pantas disetarakan dengan pelayannya!?
Ketiga wanita cantik itu tertegun, mereka bertiga mencoba mengangkat kepalanya dan terseyum canggung, " Baiklah Nona."
" Lantas bagaimana menurut mu?? Seperti apa jawaban yang kalian pikiran tentang pertanyaanku sebelumnya? Jangan takut... Aku minta pendapat kalian bukan bukan meminta untuk digurui." Dina berkata pelan, sorot mata tajam itu tidak lepas dari ketiga wanita tersebut.
Menghela nafas!! Ketiga wanita tersebut nampak kompak menarik nafas mereka dalam waktu yang bersamaan! Kemudian salah satu dari mereka mulai menjawab.
" Menurutku yang menarik dari kehidupan ini adalah cinta. Mengesampingkan fakta bahwa kehidupan ini memang membosankan."
" Hm, aku pun demikian Nona, cinta membuat kehidupan lebih berwarna, meskipun harus melewati rutinitas yang sama ribuan kali, namun sebab rasa tersebut, sesuatu yang sama akan terasa berbeda. "
" Berbeda denganku Nona, mengingat cinta bisa di beli dengan uang. Yang menarik di dunia ini adalah pangkat dan kedudukan, mengesampingkan fakta bahwa uang tidak bisa membeli ketulusan, namun dengan uang bisa membuat mu hidup nyaman! "
Dina terdiam, dua jawaban berbeda terdengar pada telinganya. Dua poin untuk cinta dan satu poin untuk uang, sebagai seorang wanita yang terlahir dari keluarga kaya, tentu Dina tidak kekurangan dalam masalah uang, hanya sahaja dalam urusan cinta ia bahkan lebih merasa kekurangan dari ketiga wanita yang berada di hadapannya.
Menyaksikan Dina masih terdiam, ketiga wanita tersebut langsung meminta maaf secara bersamaan-sama, " Maafkan kami Nona!"
Jelas mereka merasakan kata-kata tersebut telah menyinggung Dina!!
Segera setelah Dina mendengar seruan maaf, ia memunggungi ketiga wanita tersebut dan mengucapkan terimakasih.
" Tidak apa, terimakasih atas pendapat kalian. "
Kembali Dina menatap jalanan macet yang berada di hadapannya dan mendesah pelan," Cinta ya... " gumam lirih Dina.
Sebagian salah satu anak orang kaya memang Dina kurang mendapatkan perhatian dari kedua orang tuannya, rutinitas yang sama dan berbeda apa yang menarik! Membosankan menurutnya! Bagaimana dengan cinta! Apakah akan berbeda jika ia memilikinya dengan sempuran?
Memikirkan tentang cinta!! Pikiran Dina hanyut dalam masa lalunya.
Waktu itu rambutnya masih panjang, saat masih Sma ia juga terkenal sebagai primadona kampus yang dikejar banyak pria, jika Reni adalah sosok yang dingin maka Dina adalah kembalikannya.
Semua lelaki yang mengatakan cinta mendapatkan penolakan yang halus dari Dina, jelas ini adalah poin plus untuknya dibanding Reni yang menolak dengan tegas.
Sebenarnya sebelum Fahmi bersama Reni, Dina telah menyukai Fahmi lebih dahulu. Itu berawal pada saat pendaftaran siswa baru, Dina telah jatuh cinta pada pandangan pertama! Dan itu kepada Fahmi seorang!
Tidak ada yang tahu akan fakta ini, dan hanya Dina yang menyimpan rahasia ini diam-diam dalam hatinya.
Ketenaran Fahmi semakin melonjak, Dina semakin merasa berkecil hati untuk mendekatinya, baru setelah tahun kedua ia mencoba memberanikan diri untuk mengatakan cintanya kepada Fahmi, namun siapa yang akan menduga, pada saat itu ternyata Fahmi tengah mendekati Reni dan niat Dina pun pupus di tengah jalan.
Perasaan Dina terus ia pendam, sampai tahun ketiga dan waktu itu kabar mengejutkan muncul dari Fahmi yang masuk sel remaja, dan putusnya Reni dengannya, kesempatan baru muncul untuk Dina.
Sayang rencana kembali gagal, setelah ia tahu ternyata sahabatnya sendiri mencoba mendekati Fahmi!
Dewi sebagi seorang sahabat sama sekali tidak pernah bercerita tentang perasaan cinta yang ia rasakan, tahu-tahu Dina dapat kabar bahwa Dewi menjalin kasih dengan lelaki yang ia suka.
Sangat miris sekali kisah cinta Dina! Tiga tahun ia memendam rasa, berulang kali ia mengalah dan ketika ia hendak mencoba, sahabatnya sendiri tampil menggantikannya.
Ketika hampir lulus, Dokter menyatakan penyakit Dina. Itu Kangker Otak stadium akhir! Wanita ini sangat syok, namun untuk terakhir kalinya ia ingin menyatakan cintanya kepada Fahmi.
Tidak ada kesempatan!! Pada detik terakhir Dina mencoba, kedua orang tua Fahmi meninggal dunia. Apa pantas seseorang yang berkabung mendapatkan pernyataan cinta!?
Pada akhirnya, Dina memutuskan untuk melupakan perasaannya dan memilih fokus pada penyembuhan penyakit yang ia derita.
Dina menghela nafas panjang sembari memandang kosong suasana jalan yang ramai! Banyak hal yang telah ia lewati, dan saat ini ia pun telah melupakan perasaannya kepada Fahmi!
Tapi apakah ia akan merasakan perasaan itu kembali saat ia bertemu Fhami?? Dina sekarang bertanya-tanya dalam hati.
" Aku jelas tidak akan bisa memutar kembali waktu yang telah lewat, namun sekarang aku memiliki kuasa untuk mengatur apa yang akan terjadi kepadanya. " Dina menyeringai seperti penjahat jalanan! Ia memilki rencana kusus untuk Fhami!
Ketiga wanita dibelakangnnya tersentak, punggung mereka tiba-tiba langsung berkeringat dingin! Dalam hati berharap semoga bukan mereka yang termasuk dalam kata-kata tersebut!
" Kalian berdua dengarkan aku baik-baik! Aku memiliki rencana! "
" Kami akan mendengarkannya Nona! " seru ketiga wanita itu serempak!
" Awasi terus Pemain Death Timer yang mendapatkan Julukan Legendaris sebagai 'Pemain Terlemah', laporkan semua akitfitasnya kepadaku! "
" Laksanakan perintah Nona! "
Dina kembali memunggungi ketiga wanita itu setelah memberikan perintah, saat ini ia memiliki rencana untuk Fahmi, namun ia masih mempertimbangkan perasaannya sendiri, bila ia ternyata masih menyukai lelaki tersebut maka rencananya akan berubah.
Pada hari sebelumnya ia telah mengajak Dewi mantan kekasih Fahmi untuk bermain game Death Timer, karena misi harian yang memiliki mengharuskannya untuk melakukan hal tersebut.
Sekarang ia sedikit menyesal, namun apalah daya, nasi sudah menjadi bubur!
" Aku harus memastikan perasaanku dulu kepadanya... Jika memang aku masih memiliki rasa, sebaiknya aku harus melakukan rencana itu kepadanya... "
*****
Pada game Death Timer semua pemain memiliki dua misi, ada misi harian dan misi utama.
Misi harian dan misi utama upah yang berbeda-beda, jika pada misi harian seorang pemain akan mendapatkan hadiah waktu perpanjangan dalam game, maka pada misi utama seorang pemain akan mendapatkan stat atau barang dari sistem.
Seorang pemain Death Timer wajib menyelesaikan misi harian dua kali dalam sehari, dengan perincian satu misi harian yang selesai mendapatkan penambahan waktu selama dua belas jam.
Sedangkan misi utama itu adalah opsi tidak wajib, seorang pemain Death Timer tidak memang tidak diwajibkan untuk menyelesaikan misi utama, namun jika misi utama tidak diselesaikan maka pemain tersebut tidak akan mendapatkan penambahan stat pada karakter!
Stat pada karakter disini berguna untuk meningkatkan kekuatan fisik dan kekuatan telekinesis pada setiap pemain.
Tidak heran bila, pemain Death Timer memiliki kekuatan super seperti para pahlawan dalam film-film Fantasi.
Namun ada trik kusus untuk dapat meningkatkan stat pada karakter tanpa menyelesaikan misi dalam game!
Dengan membeli stat tersebut dengan uang yang didapatkan dari game!
Bonus tambah untuk para pemain Death Timer yang telah menyelesaikan misi dan berhasil memperpajang waktu dalam game, yaitu bayaran uang setiap satu menit satu dolar.
Dalam sehari Pemain Death Timer mampu menghasilkan uang 1440 usd!! Pendapatan yang fantastis tentunya!! Nah, uang tersebut bisa ditukar menjadi point stat, dengan syarat dan ketentuan yang berlaku tentunya.
Akan tetapi kenyataan tidak seindah yang terlihat, game Death Timer bukanlah game bisa! Tidak mungkin seseorang akan mendapatkan uang ribuan dolar dalam sehari tanpa perjuangan!!
Game Death Timer ini adalah game kematian!
Pada kenyataannya hanya ada satu pemain dari seribu pemain yang bisa bertahan dalam misi dan menyelesaikan semua tantangannya.
Sebab kegagalan dalam menyelesaikan misi pasti berujung pada kematian, belum lagi misi PK yang di peroleh para top player, tentu tidak heran bila hanya ada satu dari seribu yang bertahan!
Kembali pada Fahmi!
Fahmi tengkurap di atas lantai, kedua lengannya bergetar hebat. Itu terasa seperti kram, tapi lebih sulit digerakan dibanding kram biasa.
Belum lagi pangkal lengannya yang terasa sangat pegal, otot yang tegang itu juga ikut andil dalam menambah Penderitaan Fahmi. Itu terasa sangat menyakitkan, seperti lengan mu diikat tambang besar dengan sangat keras, kemudian kau mencoba menggerakannya!
Waktu tersisa lima menit lagi!!
Bila dalam waktu lima menit ia tidak bisa menyelesaikan misi, maka Fahmi akan Game Over!!
Pembaruan misi akan aktif setiap jam dua belas jam sekali! Dengan misi yang belum terlselsaikan, jelas saat ini ia tidak lagi memiliki kesempatan!
Hanya bisa merapatkan gigi! Fahmi merasa menyesal karena mencoba melihat pemberitahuan dalam ponselnya, jika sahaja ia tidak berusaha meraih ponsel tersebut tentu keadaannya tidak akan seperti ini!
" Apa aku akan mati sekarang!! "
Dalam game Death Timer, pemain yang tidak bisa menyelesaikan misi maka karakternya akan mati, begitu pula kehidupannya di dunia nyata!
Berbagai contoh kematian player dalam game telah sistem tampilkan dalam world info pada panel aplikasi!!
Tidak ada yang meragukan hal tersebut!! Mengingat setiap hari akan ada pemain Death Timer yang mati, dan menjadi berita acara di game.
Semua Pemain jelas merasakan ketakutan saat tahu akan hal tersebut, tanpa terkecuali Fahmi!
Sekarang pikiran Fahmi sangat kacau! Ia menolak untuk mati, tapi sistem pada game mengharuskannya mati!!
Dengan waktu yang tersisa lima menit, apa yang bisa Fahmi lakukanlah, jelas ia tidak bisa membuat dirinya pingsan karena lengannya sendiri bahkan tidak bisa ia gerakkan.
" Sayangnya aku tidak ingin mati! " kata Fahmi dengan penuh percaya diri!!
Ada sedikit keraguan pada diri Fahmi, ia tidak sepenuhnya percaya bahwa sistem pada game mampu untuk mematikan dirinya! Meskipun ia sendiri banyak menyaksikan bukti yang ada, tapi Fahmi percaya ia tidak akan mati.
" Sistem telah membuatku menjadi pemain terlemah dalam game... Dan sekarang sistem berniat membunuhku karena aku tidak bisa menyelesaikan misi! Jangan bercanda!! Ini hidupku... Sistem tidak berhak mengatur hidup dan matiku!"
Pikiran Fahmi teralihkan!! Sekarang ia menjadi sangat marah!! Tidak lagi berpikir akan kematian justru ia berpikir cara kerja sistem yang tidak masuk akal menurutnya!
Dengan sorot mata yang tajam, Fahmi menatap tajam ke depan!! Pikirannya penuh dengan semangat kepecayaan diri! Fahmi mencoba menantang sistem pada game!
Perlahan ia menggerakan kedua tangannya untuk bangkit namun tidak sanggup, dengan lengan yang bergetar hebat tersebut akhirnya Fahmi tidak mencoba berdiri dengan lengannya, melainkan dengan mengangkat punggungnya, Fahmi mencoba duduk bersila!
Waktu tersisa dua menit lagi!!
Waktu terus berpacu! Fahmi yang saat ini menantang sistem merasa jantungnya berdebar kencang!! Perasaan itu seperti gugup, cemas dan di waktu yang sama.
Kata-kata Nenek Lee menjadi fokus utama pikiranya, " Keberanian adalah langkah awal untuk menikmati hidup!"
" Keberanian adalah langkah awal untuk menikmati hidup! "
Satu menit lagi!! Apa yang akan terjadi! Fahmi sedang menentang sistem, ia ingin melihat bagaimana sistem mematikan para pemain Death Timer yang tidak bisa menyelesaikan misi!
Arghh
Dengan perjuangan ekstra akhirnya Fahmi berhasil mengangkat tubuhnya, segera setelah mengambil posisi duduk bersila dan mengatur nafasnya.
Tarik nafas, hembuskan! Fahmi mencoba menenangkan dirinya sendiri. Meskipun kepercayaan diri Fahmi sangat tinggi, namun tetap sahaja masih ada sedikit rasa takut yang menyelip pada hatinya!
Berulang kali mengatur nafas membuat pikiran Fahmi menjadi tenang.
Klunntang
Pembaruan misi telah aktif!
Bunyi pemberitahuan terbaru pada ponselnya menggetarkan Fahmi! Tiba-tiba sesuatu yang hangat terasa muncul pada ulu hatinya.
Fahmi merasakannya!! Kehangatan itu dengan cepatnya berubah menjadi panas, dan segera menjalar dengan cepat ke seluruh tubuh!
Tubuh Fahmi menggigil, ia merasakan tekanan luar biasa dari dalam tubuhnya, itu seperti semua organ tubuh mu terbakar dari dalam!!
Kembali Fahmi merapatkan giginya, tekanan yang luar biasa ini ternyata juga sangat menyakitkan, rasa panas tersebut perlahan membawa banyak rasa sakit.
Rasa tersebut seperti tertusuk ribuan jarum dalam satu waktu! Itu sungguh menjadi kombinasi yang sangat sempurna dengan organ yang terasa terbakar!
Panas, perih dan ngeri! Semua rasa itu Fahmi rasakan pada seluruh organ dalam tubuhnya!
Waktu yang berlalu tidak mengurangi rasa sakitnya, justru itu semakin tertambah.
Bila pada waktu yang sebelumnya ada rasa seperti tertusuk ribuan duri, maka yang Fahmi rasakan kali ini seperti tertusuk ribuan pisau!!
Sangat menyakitkan rasanya! Tubuh mu seperti terkoyak oleh ribuan pedang, tapi tubuh mu tidak tergores sedikit pun!!
" Jadi seperti ini rasanya!! Uhuk... "
Fahmi memuntahkan seteguk darah segar, ia meringis kesakitan sembari mengepalkan tangannya keras!
Dengan begitu banyak rasa sakit yang ia rasakan, semangat hidup Fahmi sama sekali tidak berkurang!! Ia tetap percaya diri akan prinsipnya!
Sistem tidak bisa membunuhnya!!
Kepercyaan diri Fahmi benar-benar di uji! Jika ia menutup kedua matanya maka game over!!
Fahmi tahu betul akan hal itu, jadi ia terus menjaganya kesadarannya ditengah rasa sakit yang menderu pada setiap organ dalamnya!
Satu jam berlalu!!
Terengah-engah! Leher Fahmi seperti tercekik! Rasa sakit pada tubuhnya jelas selalu berubah-ubah setiap waktu!
Pada waktu sebelumnya, rasa sakitnya seperti tertusuk ribuan pedang, dan sekarang rasa sakitnya seperti dipukul oleh ribuan tinju dengan leher yang terikat kencang, seperti seseorang tengah mencekik mu!
Satu jam berganti lagi!
Mata Fahmi memerah dan nafasnya semakin tipis, untuk bertahan sampai sekarang sungguh Fahmi harus menahan penderitaan yang sangat menyakitkan.
Sedikit terbetik dalam pikirannya, penyiksaan di guild Midnight Scares seperti bukan apa-apa di bandingkan rasa yang ia rasakan saat ini!
Berawal dari ribuan duri, berganti ribuan pisau, berlanjut dengan ribuan pedang terasa seperti mengoyak tubuh! Dan terakhir ini tubuh seperti terpukul ribuan tinju dengan satu orang mencekik mu!!
Fahmi masih bertahan!!
Namun sorot matanya telah memudar! Pandangannya sedikit kabur, dan akhirnya ia jatuh tersungkur di lantai!
Apakah Fahmi akan mati? Jelas-jelas ini adalah game kematian! Dengan percaya diri Fahmi menantang sistem!! Ini adalah tindakan Gila!