14 Hujan rintik-rintik yang membelai bumi London, membuat sore Minggu itu terasa lebih dingin dari biasanya. Namun kedinginan itu tidak menembus kehangatan ruang keluarga di sebuah townhouse mewah. Leonard, Lucas, dan kedua orangtuanya sedang bercengkerama di ruang keluarga dengan layar telivisi yang menayangkan pertandingan rugbi dengan suara pelan. Sementara itu di atas meja kecil di depan mereka, terhidang teh hangat lengkap dengan penganan khas tanah air, yaitu lemper bakar, kue tradisional khas Yogyakarta. Kumpul keluarga di akhir pekan sudah menjadi rutinitas keluarga Leonard. Sesibuk apa pun, mereka selalu menyediakan waktu untuk bercengkerama dan berbagi cerita sepanjang pekan. Leonard mengambil kue lemper dan mengunyahnya pelan. “Omong-omong, Sayang, kenapa kau tidak mengaja

