13

1266 Words

13 “Amarra menolak lamaranku,” kata Leonard merana setelah menyelesaikan ceritanya. Carlos terkekeh kecil, membuat kegusaran Leonard naik satu tingkat.  “Aku tidak tahu apa yang kurang dari diriku hingga Amarra menolak menikah denganku. Aku kaya, tampan, tubuh oke, dan sangat mencintai dia. Lalu apa lagi yang membuat dia tidak yakin untuk menjadi istriku?” Leonard bukan terlalu percaya diri, tapi apa yang ia katakan benar adanya. Tidak ada yang kurang dari dirinya. Ia sudah memenuhi standar pria macho idaman. Tubuh dengan otot-otot menawan mengingat betapa rajin dirinya, Blake dan Carlos menghabiskan waktu di pusat kebugaran, harta yang berlimpah dan wajah tampan. Bahkan jika dipikir-pikir, ia dan Amarra juga menjalin hubungan sudah lama. Setahun lebih…. Lalu apa lagi yang menahan gadi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD