11

1384 Words

11 Sudah sangat lama Leonard tidak mendatangi kantor Amarra pada hari kerja, tapi sore itu, tanpa sadar, terbawa oleh kecurigaan yang sebenarnya meski sudah ia tepis tapi tak kunjung pergi, tahu-tahu Leonard sudah berada di kantor Amarra saat senja menjelang. Leonard duduk di dalam mobil sport-nya yang terparkir tidak jauh dari gerbang gedung kantor. Untuk mengisi waktu, ia menonton klip musik dari ponsel. Hampir tiga puluh menit menunggu, akhirnya kekasih hatinya itu muncul. Amarra keluar dari gerbang gedung perkantoran sambil mengobrol dengan seorang laki-laki tampan berambut pirang. Gadis itu masih tampak segar dan cantik meski sudah bekerja lebih dari delapan jam. Tubuh langsingnya berbalut mantel di luar setelan kerjanya. Keduanya berhenti di depan gerbang, masih terus mengobrol s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD