Pria itu berjalan di antara dinginnya malam. Menyusuri jalan kecil di antara taman kecil yang ada di sisi kiri dan kanan jalan menuju gerbang. Sesekali, Leon tampak menguap. Ia begitu lelah dan mengantuk. Sudah seharian ia disibukkan di kantor. Mengurusi pekerjaan yang sebenarnya adalah tanggung jawab Raja. Dan sekarang, giliran Stella. Ia terpaksa harus mengurus urusan pribadi tuannya juga. Dari kejauhan pria itu bisa melihat gadis itu berdiri di depan gerbang dengan tangan tersilang. Wanita itu tampak tak merasa bersalah meski datang selarut itu. Leon sebenarnya penasaran sekali, apa yang membuat Stella datang di waktu seperti itu. Dalam hati Leon membatin, akan memarahi Stella jika gadis itu datang tanpa tujuan yang penting. Sungguh, Leon sebenarnya merasa sangat kesal setiap melihat

