Pantang Menyerah

1153 Words

Derry berdecak keras, mengintip Jihan diam-diam, yang masih berada di luar hotel. Gadis itu berdiri dengan payung warna kuning mencolak, menatap ke arah hotel, menantinya. "Kenapa dia belum pergi, Pak? " tanya Derry, pada satpam yang tadi menghalangi Jihan dan Zia masuk. Pak Haryono, melonggok ke luar sesaat sebelum menjawab pertanyaan Derry. "Saya kurang tahu kenapa, Mas. Gadis itu kokoh sama keinginan dia buat ketemu, Mas. Dari pagi dia berdiri di situ, terus pas salat dzuhur saya pikir dia pulang, ternyata balik lagi setelah salat di musholah dekat sini. Pantas dia sempat tanya saya di mana masjid dekat sini," jelas Haryono, takjub menilai Jihan. Derry berdecak kesal. Jika pria paru baya di hadapnya menganggap bahwa apa yang Jihan lakukan merupakan pendirian kokoh, bagi Derry it

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD