12| Nayanika

1396 Words

"IJAL?" panggilan tak penting itu sudah seribu kali ini terdengar lantang ditengah heningnya suasana di dalam mobil milik si tampan. Karna sudah malas bersuara, dengan kata lain pusing mendengar Keyla terus menerus memanggil namanya menggunakan nama abang-abang tukang bakwan, akhirnya si tampan merespon walau hanya dengan sebuah lirikan malas. "Ini mau kemana? Kayaknya rumah gue bukan lewat sini deh. Iya gak sih?" dengan tatapan yang memburu sekitar, tepatnya pada perkomplekan asing itu, Keyla kembali bersuara. Hanya tancapan gas saja yang menjadi respon dari pertanyaan terlambat itu, sebelum mobil milik Raynzal terlihat berbelok ke arah kanan. Kembali mendapati perumahan yang terbilang sangat mewah. Namun juga sangat asing di mata Keyla. Dan seketika, mata gadis itu membulat, "Gue ma

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD