11| Hiraeth

1051 Words

TAWA yang menggelegar dari arah Keyla sudah sedari tadi terdengar menghiasi ruang bermain di dalam salah satu rumah mewah milik sahabat Raynzal. Dari jarak yang tak begitu jauh, Raynzal yang saat ini tengah meneguk perlahan minumannya di dalam mini bar milik Arga nampak sesekali melirik ke arah Keyla. Gadis itu tengah bermain kartu dengan beberapa sahabatnya; Al, Steve dan Arkan. Dengan taruhan, siapapun yang kalah harus meneguk gelas kecil berisi wine yang sudah mereka siapkan. Ketika Al kembali kalah untuk yang kesekian kalinya, tawa dari Keyla kembali pula terdengar. Tawa yang entah mengapa memancing sudut bibir Raynzal untuk tertarik ke atas. Merasa bahwa pilihannya untuk membawa Keyla ke tempat ini adalah hal yang benar. Karna cowok itu tahu, bahwa para sahabatnya pasti mampu meng

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD