10. Arvino

1039 Words

Rumah itu masih terlihat sama di mataku. Tidak besar. Hanya rumah petak sederhana dengan empat ruangan. Aku ingat sekali setiap sudut rumah yang sempat menjadi tempat tinggalku sebelum akhirnya bisa mandiri. Tempat yang penuh dengan kenangan. Ingatanku melayang pada hari di mana aku bertemu dengan si empunya rumah, Yoga. Pria yang memilih setia pada wanita yang telah dinikahinya. Sudah dua puluh tahun lebih sejak kepergian sang istri, tapi dia tidak mau menikah lagi. Senang sekali ada orang yang setia pada pasangannya, bahkan ketika mereka dipisahkan oleh maut. Aku bukan tidak menyetujui orang yang menikah lagi setelah pasangannya meninggal, ya. Aku hanya kagum pada kesetiaan mereka yang ditinggal pergi. Padahal mereka punya pilihan untuk membuka lembaran baru bersama yang lain. Di lain

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD