OL (32)

1192 Words

Semua siswa/i berkumpul di lapangan, karena hari ini adalah pengumuman siapa kandidat yang terpilih untuk melanjutkan estafet kepemimpinan organisasi terpenting ini. Di depan pak Wira selaku Pembina sedang memberi kata sambutan, pun guru-guru dan pengurus OSIS senior berbaris rapi di sana. Siswa/siswi sangat tenang mendengarkan. Hingga tibalah waktunya pengumuman. Siswa/siswi mulai berdebar, mereka berbisik-bisik satu sama lain. Semua orang antuasias, namun berbeda degan Molly yang malah menunduk menekur beton, mulut manyun dengan kening yang berkerut. “Moll,” Shally menyenggol lengan Molly dengan sikunya. Molly menoleh perlahan, “Apa?” tanya dengan nada lemah. Seperti orang mati segan mati tidak mau saja. “Kenapa?” Molly menggeleng, “Tidak kenapa-kenapa.” jawab Molly dan kembali men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD