OL (31)

1402 Words

Kenzo terus mencari. Hingga akhirnya dia melihat sosok yang dia kenal di dalam sebuah kelas yang baru saja di lewati. Kenzo memundurkan langkah. Di sini rupanya, Molly tengah menghadap ke luar jendela. Dia selalu dapat mengenali Molly dari segi dan sudut manapun. “Kau di sini?” Tegur Kenzo sambil masuk ke dalam. Dia sempat menoleh pada sliding door sign. Jelas ini bukan local Molly. Molly terkejut. Dia tampak seperti melakukan sesuatu sebelum menoleh pada Kenzo. “Kau, apa kau butuh sesuatu?” tanya tenang dan terkesan ramah. Seketika Kenzo langsung mengerutkan kening. Tumben ramah? Biasanya judes melebihi ibu-ibu hamil, kalaupun tiba-tiba lembut pasti ada maunya bahkan kadang terlihat sangat dibuat-buat. “Ya.” jawab Kenzo dengan sedikit menganggukkan kepala. “Kau butuh apa? cemilan,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD