OL (21)

1079 Words

“Hati-hati di jalan Ayah, Ibu.” Molly memeluk dan mencium kedua orang tuanya bergantian. Erat. “Kamu juga berhati-hati di sini sayang. Kamu belum pernah berpisah dengan Ibu dan Ayah sebelumnya.” Kepala Molly di usap. Molly mengangguk, “Molly akan terbiasa ibu.” Pelukan di lepas. Setelah penyampaian pesan dan salam perpisahan Danu menekan tombol lift. Berat sebenarnya. Masih belum begitu rela meninggalkan putrinya, sering kali Lany menoleh kebelakang. “Aku akan baik-baik saja.” ucap Molly menyakinkan Ibunya. Dia melambaikan tangan dengan senyum ceria. Danu merangkul istrinya. Pintu lift pun sudah terbuka dan mereka masuk, masih terlihat oleh mereka Molly yang tersenyum di sela pintu lift yang akan tetutup. “Haa..ah.” Molly bernapas lega. Namun dia terkejut ketika ponselnya bergetar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD