OL (27)

1403 Words

“Kakak telponan sama siapa sih?” tanya Angga. Angga adalah adik dari Kia. Dialah yang sedari tadi memanggil Molly. Dia baru kelas 2 SMP, tapi seperti biasa… adik lebih tinggi dari kakak. telebih yang adik adalah laki-laki. Kia dan Molly hanya sebetas dagunya. Suaranya rada-rada serek. Maklum masih masa-masa pubertas. Kia menjelingkan mata melihat Angga yang kelewat kepo. “Eh dek, kamu tidak usah kepo bisa tidak? baru saja kenal beberapa menit. Orang gerak sedikit, kamu tanyain sampai akar-akarnya.” “Laaah.. kenapa kakak yang sewot? Kak Molly saja tidak keberatan.” Balas Angga tidak kalah sengit. Dia menjulurkan lidah pada Kia, lalu kembali menoleh pada Molly, “Siapa kak? Humm?” tanyanya lagi. Nada suaranya langsung lembut jika berbicara degan Molly. Kia serasa mau muntah melihat ting

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD