Kedua pergelangan kakinya diikat dengan tali, kepalanya menjuntai ke bawah. Posisi ini mirip dengan posisi saat Amar dijebak kemarin. Bedanya kali ini yang diikat adalah kedua kakinya. Dewi memejamkan matanya, peluh menetes jatuh melewati pelipis, melewati rambut-rambut halus di atas kepala sebelum akhirnya jatuh ke daun gugur di bawah tanah. Ia sudah pasrah atas dirinya sendiri. Entah hidup atau mati nantinya, yang pasti saat ini rasa perihnya—yang diakibatkan tali melilit di pergelangan kaki membuat darah tidak mengalir hingga ke bagian lukanya—sudah di atas rata-rata. Amar sendiri setengah mati melepaskan diri dari tali yang mengikat tubuhnya di sebuah pohon yang tinggi menjulang. Perasaannya hancur berkeping-keping kala dia dipaksa menonton Dewi bergelantung di atas sana. Semua ora

