Amar berputar ke segala arah, meneriaki nama Dewi berulang kali seperti orang gila, sesekali ia menjambak rambutnya frustrasi. Padahal tak lama, hanya beberapa menit saja. Selepas Amar mendapatkan bahan untuk ia pakai sebagai perahu nanti Amar kembali. Namun tempat itu sudah kosong— tak menampakkan sosok Dewi lagi. Amar terus berjalan ke sana ke mari. Menyeret langkahnya dengan berat akibat melawan arus sungai. Sesekali ia tersandung oleh batu di dalam air. Meski hal itu membuat luka di ujung jempolnya, lelaki itu mengabaikannya. Ini mimpi buruknya. Dia pernah kehilangan Dewi. Bertemu dengan Dewi setelah 5 tahun perpisahan tak semudah yang dibayangkan. Zakaria selaku ayah Dewi bergerak bak kopassus yang tak mengizinkan Amar mendekat pada anaknya meski hanya sejengkal pun. Dan sekarang A

