Terbongkar

1298 Words

Suasana menjadi hening. Lidah diam tak mampu bergerak lagi. "Kenapa menjadi diam? Cepat ceritakan padaku, apa yang terjadi?! Apa?!" seru Heri kembali. Wildan dan Reno saling bertatapan. Mereka yang semula terus bertengkar, hingga tidak ada yang bisa merelai. Kini tidak lagi ribut karena kedatangan Heri. "Memang kamu dengar apa?" tanya Reno dengan gayanya yang santai pada Heri. "Iya betul. Memang kamu dengar apa? Tiba-tiba menghardik kami begitu?" Wildan menambahi. "Telingaku masih sehat dan baik-baik saja. Tadi aku sangat jelas mendengar jika kalian sedang membicarakan Herman. Benar Wildan, kau dan ibumu itu yang telah menghilangkan kakakku?! Katakan di mana dia?!" seru Heri meledak-ledak. Ia sangat takut abangnya itu sudah mati. Nia yang sepertinya datang bersama Heri terkejut saat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD