26

1563 Words

Awalnya Angkasa hendak bergegas. Akan tetapi sesuatu yang tak asing di matanya, membuat Angkasa harus menunda niatannya sejenak. Sesuatu berbentuk gulungan kertas usang, yang diikat pita berwarna merah. Yang di waktu pertama kali ia lihat, benda itu memang nampak menarik perhatian Angkasa ketimbang benda apapun di sekelilingnya. Angkasa mengambilnya. Membuka ikatan pita merah tersebut, sehingga kemudian gulungan kertas itu melebar dengan sendirinya. Yuli, Seharusnya kamu tahu saat pertama kali kita berjumpa. Saat pertama kali istriku mengenalkan kita berdua di kedai roti itu. Aku sudah menyukaimu sejak saat itu. Karena memang sejak dulu, aku tidak pernah menyukai siapapun selain kamu, tidak terkecuali istriku sendiri. Dan saat kamu tahu perasaanku ini, seharusnya kamu tidak menolak ha

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD