Jo yang tengah sibuk, langsung meninggalkan pekerjaannya dan pergi menyusul Bara. Dia adalah orang yang paling paham kondisi Bara saat ini. Bara tidak bisa tertekan kuat dan mendadak. Tapi Jo yakin, Dimas Basil tidak akan perduli. Bahkan kalau perlu, Bara mati saja menyusul yang lainnya. Kalau bukan karena surat kuasa yang menyatakan, jika Bara dan saudaranya tiada, maka harta kekayaan milik keluarga utama Basil akan disumbangkan ke panti asuhan, pasti Dimas Basil juga sudah menghabisi nyawa Bara sejak lama. Seakan tidak punya pilihan, Dimas Basil terpaksa membiarkan Bara hidup, sembari menyusun siasat busuknya yang lain. Salah satu rencananya adalah dengan menikahkan Bara bersama Isabella. Lalu menjadikannya boneka sekarat, ketika Isabela sudah memiliki anak dari Bara. Rencana yang s

