Pagi hari. Kami, para calon istri Tuan Barra, duduk dengan tenang sambil menyantap sarapan kami. Sebenarnya bukan hanya kami, tapi ada juga Nyonya Gessa, Tuan Barra dan juga Tuan Nathan. Kami semua dengan tenang menikmati menu sarapan hari ini. Dan menu sarapan nya udah kayak orang yang mau buka restoran aja. Ada salad buah, salad sayur, gado-gado, omelet, nasi biasa, nasi goreng, roti panggang, telur orak-arik, pancake, sereal, scramble egg, waffle, tempe goreng, sambal tomat, ayam krispi, bahkan ada juga sambal pecel. Aku heran, ini mau sarapan atau mau buka warung sarapan? "Gimana dengan hari-hari kalian di sini, Nona-nona? Apa menyenangkan?" Ibu Gessa, wanita cantik dan elegan, bertanya sambil menikmati menu sarapannya yang berupa nasi goreng dengan lauk telur orak-arik yang dicampu

