18. Anda Milik Saya!

1428 Words

"Nih!" Dok. Fikri, bocah sialan itu, meletakkan segelas jeruk hangat pesananku dengan kasar. Lalu duduk di kursi sebelahku dengan serampangan. Aku menatapnya penuh dendam. Anak ini memang niat ngajak ribut. "Apa lo lihat-lihat!" sewotnya. "Idih, siapa juga yang lihat kamu. Eneg aku lihat muka kamu yang jelek!" "Siapa yang jelek?" tanyanya nyolot. "Kamu!" "Muka gua yang ganteng paripurna kayak gini, lo bilang jelek! Mata lo rabun ya?" "Nggak tuh. Muka kamu memang muka jelek. Ngeselin lagi!" Fikri. Cowok itu menghembuskan nafas kasar. Dari mimik wajahnya sepertinya dia benar-benar pengen muntab. Wah ... marah tingkat dewa nih bocah. "Lo ... !" Dia menudingku geram, " jika lo bukan ceweknya Barra, si paranoid itu, udah gua pites-pites lo kayak seledri. Gua bikin perkedel." "Coba a

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD