Mertua Idaman

2060 Words

Adrian masih terus menahan tangan Fian, sorot mata tajam Adrian menggambarkan kemarahan yang tertahan. Berbeda dengan Fian yang justru menatap Adrian dengan sinis disertai senyum mengejek. Renata terlihat kesakitan karena Fian semakin keras mencengkeram tangannya sementara Elena mencoba menenangkan Adrian. “Adrian sudah, ayo kita pergi!” Seru Elena dengan raut wajah penuh kepanikan. “Tidak! Aku tidak akan melepaskan tangan pria ini jika dia terus mencengkeram kasar tangan seorang wanita.” ucap Adrian berkeras. “Hahahahhah...” Fian tertawa keras. “Hey Renata, apa ini pria yang kau cintai itu? Sepertinya kau suka dengan sosok superhero penyelamat seperti ini yah.” ejek Fian terdengar mulai kelewatan, disisi lain Renata terlihat mulai menangis. Adrian hampir saja menonjok mulut kasar pr

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD