Kaizar Pikun

1070 Words

"Kai, Kai, kamu sudah sadar?" Kirana melesat menghampiri brankar Kaizar, lalu memeluk dengan penuh antusias. "Ada apa denganku, Kiran?" tanya Kaizar dengan tatapan polos seolah tak ingat apa yang terjadi. Kirana lekas bangkit karena terkejut mendengar pertanyaan yang terlontar dari mulut Kaizar. Dia menatap Kaizar lekat-lekat. Kaizar pun menggerakkan tubuh untuk mengubah posisi. Kirana pun spontan membantu Kaizar. "Kamu enggak inget apa-apa, Kai?" tanya Kirana, lalu duduk di kursi yang ada di samping brankar. "Enggak, aku gak inget apapun," ungkap Kaizar, dengan wajah serius dan tatapan kosong. "Bukankah kita akan bertunangan, apa kita sudah melakukannya?" celetuk Kaizar, yang sekali lagi membuat Kirana tercengang. Untuk sesaat Kirana termangu, mulutnya ternganga hingga tak bisa menj

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD