Pertemuan Terakhir

1078 Words

Saat kedua wanita itu bergegas meninggalkan rumah sakit, Sean dan Dimas baru tiba. Keempatnya berpapasan di lobby. Nara tak banyak berkata-kata, tetapi dari raut wajahnya saja sudah dapat ditebak jika sesuatu yang buruk terjadi. "Di sana sudah ada Kirana?" tebak Sean, dia melempar tatapan pada Winda. Winda mengangguk mengiakan tebakan Sean. "Si Kiranair, ngapain sih selalu aja curi star, laki orang juga masih aja diganggu," rutuk Dimas. "Udah, udah, enggak enak ribut di sini, aku sama Winda mau pulang aja," sela Nara, nada bicaranya penuh keputusasaan. "Tapi, Ra, Bos Kaizar butuh kamu" tepis Dimas. "Kaizar baik-baik aja, Pak Dimas, ada dokter dan juga perawat, ada juga Mama Lidia, enggak mungkin kan, Mama Lidia biarin anaknya gimana-gimana," jawab Nara. "Ra, Kaizar diracun loh, kita

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD