"Ya Allah, kenapa cobaan keluargaku begitu berat. Apa dosaku di masa lalu hingga aku harus menanggung semua ini!" Fardan tengah merutuki diri sendiri. Ia masih bimbang, bagaimana dia bisa menemui Amel. Akhirnya Fardan memutuskan untuk pergi. Hatinya mengatakan jika ia pengecut, namun mungkin itu lebih baik dari pada memancing keributan. "Fardan, kamu dari mana saja! Ibu mencarimu, Farah hampir saja nekad bunuh diri." Iryani mendekat pada Fardan dan langsung menarik tangan putranya. "Bunuh diri? Kok bisa!" Fardan bertanya dengan berjalan. Dilihatnya Farah yang tengah di pegangi suster. Dia terus saja memukul perutnya. Menyalahkan bayi yang tak tahu apa-apa. "Hentikan, Farah!" Fardan mendekat dengan memegangi tangan Farah. Seorang suster mundur. "Aku tak mau anak ini! Dia pembawa peta

