Iryani lemas dan berjalan mundur, beruntung mentok di tembok hingga tak sampai jatuh. "Ka-kamu tak salah bawa orang kan, Lir?" Iryani bertanya tanpa berkedip melihat si calon menantunya. "Kenapa, dia namanya Hambali, anaknya juragan Empang. Anak bontot paling di sayang!" Lira berkata dengan sedikit berbisik. "Ta-tapi itu loh! Kenapa tampilannya begitu. Apalagi itu giginya. Kenapa panjang kaya b*xir!" Iryani bergidik ngeri. Kalau fisiknya seperti ini mana mau Farah di nikahkan dengannya. "Husttt ... Biar begitu, dia pewaris Empang lima H. Hartanya banyak! Bersyukur saja dia bersedia dan mau menikahi Farah." Bisik Lira. Tentu Iryani masih gamang. Apa lagi terlihat jika Hambali seperti anak kecil dengan baju model tengtop celana. "Ke-kenalin, Tante. Saya Hambali, Saya anaknya Rohim si pe

