Mengikuti perkataan Roh Gunung, Yi Tan kembali ke pemukiman yang pernah ia singgahi sebelum pergi ke Baekdusan. Tak memiliki alasan untuk meragukan keberadaan si Roh Gunung, Yi Tan membuka genggaman tangannya yang terkepal. Masih terlihat tiga kelopak bunga di sana. Angin tiba-tiba bertiup, menerbangkan kelopak bunga di telapak tangan si Pangeran. Namun saat itu Yi Tan melihat keanehan pada tiga kelopak bunga yang terbang beriringan tersebut. Bukannya segera jatuh ke tanah, kelopak bunga itu justru tetap melayang di udara dan berputar-putar. Yi Tan menyadari bahwa itulah yang dimaksud oleh Young Jae ketika memberikan kelopak bunga itu padanya. Yi Tan kemudian melangkahkan kakinya mengikuti ke mana kelopak bunga itu akan membawanya pergi. Dan setelah berjalan tak begitu jauh, kelopak bun

