Ame menatap kumpulan masa kecil milik Hatta di dalam kardus mungil pas dengan tangannya. Dia duduk di sofa, memindahkan kardus itu ke atas meja saat Hatta masih tertidur pulas karena aktivitas percintaan mereka yang melelahkan. Ame menggigit bibir bawahnya. Dia menelusuri tubuh moleknya di hadapan cermin yang memantulkan bayangan dirinya tengah duduk di sofa dengan lingerie yang sudah robek di bagian pinggul. "Bagaimana jika Advan dan aku b******a ..." bisiknya s*****l. Ame tersenyum lebar di depan cermin. Matanya berkedip genit. "Pasti lebih luar biasa dari Hatta," dia mendengus saat Hatta k*****s berkali-kali di dalam. Dia harus minum pil pencegah kehamilan secepatnya. Hatta ingin punya anak darinya dan dia sama sekali tidak ingin anak dengan pria itu. Jika pun dia ingin anak, itu h

