Bab 96 (Permohonan Maaf)

1162 Words

Aini terbagun dan merenggangkan tubuhnya. Dia memperhatikan sekitar untuk mencari tau di mana dia berada sekarang. Setelah beberapa saat memperhatikan sekitarnya, barulah dia ingat kalau dia sekarang ini berada di rumah Lia. Sebuah senyuman kecil muncul di bibirnya, merasa senang dan juga bahagia karena tidak perlu berurusan dengan Niar atau ayahnya. Karena itulah AIni berniatan untuk memasak sarapan bagi mereka berdua. Begitu sudah mengumpulkan nyawanya kembali, Aini segera pergi untuk membasuh wajahnya dan bersiap untuk membuat sarapan. Sayang saat dia membuka kulkas, dia tidak menemukan apa-apa yang bisa dia masak untuk pagi itu, membuatnya teringat akan apa yang diucakan oleh Lia semalam kalau dia jarang membeli bahan untuk dirinya saat hanya ada sendiri saja. Helaan napas panjang ke

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD