BAB 33

2311 Words

Lima tahun kemudian ... Sebuah mobil Range Rover putih berhenti tepat di depan pintu masuk pemakaman umum, Jakarta Utara. Hari yang cerah ini Maura hendak mengunjungi makam Mamanya untuk bercerita tentang apa yang sudah terjadi kepadanya beberapa tahun silam ini. Seorang pengawal berbadan tegap memegang payung hitam untuk melindungi kulit Maura dari terik matahari. Tidak luput ada seorang penjaga makam ikut menyamakan langkah kaki Maura. "Makam Mama saya, ada di mana, Pak?" "Ada di sebelah sana, Non. Ibu Desty, kan?" "Iya." Mereka kembali berjalan menuju makam yang dimaksud Pak Bejo, selaku penjaga makam. Pasalnya sudah bertahun-tahun Maura tidak mengunjungi makam Desty, sebab ia tidak ingin kembali mengingat masa kelam yang terjadi pada keluarganya. Namun kenyataan memerintahkan Mau

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD