BAB 29

1726 Words

Rantau Prapat Ini adalah hari pertemuan Kinan dengan keluarga pria yang akan dijodohkan dengannya. Ibunya sedang repot menyiapkan makanan, dan Bapaknya sedang mengundang para warga kampung sekalian menunggu kehadiran keluarga pria itu. Acara ini tidak hanya acara perkenalan namun hari ini juga Kinan akan bertunangan dengan pria misterius itu. Satu jam lebih ia hanya menatap pantulan dirinya pada cermin meja rias di kamar lamanya—sebelum ia merantau ke kota Medan. Wajah Kinan sama sekali tidak bersemangat, batinnya terasa tidak enak—seperti ada sesuatu yang akan terjadi dengan persahabatannya bersama Maura. Meskipun wajahnya sudah dipoles sedemikian rupa namun tidak ada pancaran aura anggun pada diri Kinan, mungkin karena ia terlalu banyak pikiran. Memikirkan segala hal buruk yang akan t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD