BAB 28

1418 Words

Para tamu undangan sudah pada berpulangan—sejak jam enam sore tadi. Acara pernikahan sudah selesai, kini Maura dan Ervin tengah makan malam bersama rekan kerja mereka masing-masing. Di situ ada Kinan yang terlihat sedang tidak nafsu makan malam. Wajahnya terlihat murung dan tak bersemangat. Maura yakin kalau saat ini Kinan sedang banyak pikiran, tetapi entah apa yang ada di pikirannya Maura juga tidak tahu. Wajah wanita itu semakin kusut, ia memainkan sendoknya di atas kuah sup yang kini sudah dingin. Tatapan mata Kinan kosong, dan bibirnya manyun—dia tidak tahu bagaimana caranya memberitahu Maura tentang masalah yang sedang dihadapinya, ia tidak enak hati dengan sahabatnya itu. "Kinan ... kamu ini melamun mulu deh. Supnya udah dingin, tuh, belum kamu habisin dari tadi. Emangnya ada apa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD