Hari ini adalah hari yang paling dinanti-nanti oleh Maura, hari di mana ia akan melepas status gadisnya, hari bersejarah yang akan terkenang seumur hidupnya. Semua wanita pasti merasakan hal yang sama dengan Maura, gugup, pasti! Tetapi lebih mendominasi rasa bahagia. Maura baru saja selesai memakai baju pengantin berwarna putih—baju yang akan menjadi saksi bisu pernikahannya nanti. Untuk wajah, ia masih terlihat sangat natural, bedaknya tidak terlalu tebal, eyeliner juga, namun lipstick yang ia kenakan sedikit cerah. Rambutnya disanggul seperti bunga mawar yang mekar, sangat cantik, terlebih lagi kulitnya yang putih, sangat serasi dengan make up dan baju pengantinnya. Di sampingnya ada seorang wanita yang sudah menjadi partner in life Maura selama di Medan. Meskipun usia persahabatan mer

